Beranda Hukum Komnas HAM: Masih banyak pengaduan pelanggaran hak atas perumahan

Komnas HAM: Masih banyak pengaduan pelanggaran hak atas perumahan

Jakarta (ANTARA). Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Indonesia mengatakan, selama ini pihaknya menerima banyak pengaduan tentang pelanggaran hak atas perumahan yang layak.

“Atas dasar itu, Komnas HAM menyusun Peraturan Standar Hak atas Perumahan yang Layak,” kata Komisioner Riset Komnas HAM RI Sandra Moniaga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Selain itu, relevansi penyusunan SNP tentang hak atas perumahan yang layak juga dilatarbelakangi oleh identifikasi norma dan aturan yang diskriminatif di tingkat pusat dan daerah.

Berdasarkan hal tersebut, Komnas HAM menyusun SNP sebagai pedoman bagi pejabat pemerintah untuk memastikan tidak ada kebijakan dan tindakan yang membatasi atau melanggar hak asasi manusia, jelasnya.

Komnas HAM saat ini sedang menggelar konsultasi publik penyusunan SNP hak atas perumahan yang layak, yang akan dilaksanakan pada 22-23 Juni 2022 di kota Medan, Sumatera Utara.

Pelaksanaan konsultasi publik bertujuan untuk mengungkapkan hak-hak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyusunan SNP. Termasuk permintaan untuk berkontribusi pada perbaikan konten SNP.

Ia menambahkan, hingga 10 Juli 2022, masyarakat masih bisa berkontribusi dalam proyek SNP terkait hak atas perumahan yang layak. Hingga saat ini, Komnas HAM telah merilis sembilan SNP yang dapat diunduh dari www.komnasham.go.id.

Artikel sebelumyaMamas adalah pelopor dalam upaya konservasi bambu di NTT
Artikel berikutnyaPulau Raja Ampat Pham tempat ikan pari manta tumbuh