Beranda Warganet Komunitas WO di Ambon berbusana pengantin berbuka puasa Ramadhan

Komunitas WO di Ambon berbusana pengantin berbuka puasa Ramadhan

Di bulan Ramadhan ini, kami mengadakan aksi bersama yang tidak biasa dari wedding organizer

Ambon (ANTARA) – Sebuah komunitas bisnis wedding planner (wedding planner/WO) membagikan 1.000 buka puasa bersama gaun pengantin di Gong Peace, Kota Ambon, Provinsi Maluku.

“Bulan Ramadhan ini, kami mengadakan acara bersama yang tidak biasa dari wedding organizer. Kami juga tidak sendiri, kami mengundang pemasok dan juga menjaring pengusaha di sektor Food and Beverage/F&B di Kota Ambon,” kata koordinator Epic Planer Natalia Vika Bakharudin di Ambon, Minggu.

Dia mengatakan 1000 kebaikan, yang terbagi dalam berbagai bentuk. Ada produk bisnis, voucher, makanan berat dan minuman dingin yang berasal dari donasi dari berbagai pihak yang bermitra dengan Epic Planer.

Sebanyak 1.000 pernak pernik yang dibagikan saat berbuka puasa merupakan sumbangan dari para sponsor F&B yang terpaksa dibagikan di bulan baik ini, seperti Banana Braga, Burgerak.id, Body’s, Barber, Original Caffe, Fidya Wedding, Debhy Salon, dan dekorasi beibeh.

“Kami memahami bahwa keinginan untuk berbagi tidak mungkin dilakukan sendirian. Apalagi selama hampir sebulan, bisnis layanan VR dan EO divakum,” ujarnya.

Mereka sengaja menggunakan busana pengantin untuk menarik perhatian warga, sekaligus mengenalkan masyarakat Kota Ambon pada bisnis persewaan busana.

“Selain tim Epic Palner, pemasok kami juga terlibat di jalan. Dan yang menarik, mereka berasal dari penjual baju pengantin tradisional dari beberapa daerah. Ini untuk mempromosikan jasa bisnis rental, sekaligus siapa tahu ke depan ada warga yang membutuhkan jasa ini dan langsung berpaling ke mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan yang dijuluki “sudden service” sebagai strategi untuk mendukung bisnis WO di industri jasa EO WO yang sempat gulung tikar selama sebulan.

Dengan konsep ini, kata dia, mereka juga akan kembali mengenalkan warga pada bisnis ini dan segala hal yang terkait dengannya.

“Untuk itu, kami juga mengundang sejumlah selebgram yang selain berbagi, juga membantu kami mengunggah kegiatan kami ke jejaring sosial,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan ini sangat diperlukan dan baik, karena segala sesuatu yang bisa dilakukan tidak bisa dilakukan sendiri dan harus dilakukan bersama-sama.

“Bahkan saya percaya dalam keadaan tidak bekerja seperti ini, upaya dan semangat kita tidak akan pudar, dan selalu ada jalan untuk maju,” ujarnya.

Ia berharap rekan-rekan di WO tidak patah semangat dengan berbuat baik, serta saling menguatkan dan menggunakan cara-cara positif lainnya untuk mempresentasikan usahanya kepada masyarakat.

“Dan di luar dugaan untuk acara ini, kami berhasil mengumpulkan donasi hingga 1.000 item kebaikan, yang semuanya kami terima dari dukungan pemasok kami, seperti penata rias, katering, pemandangan, persewaan atelier, seni henna, persewaan tenda. penyedia jasa, fotografer, videografer, yang bekerja sama dengan Epic Planer,” ujar Natalya Vika Bakharudina.

Artikel sebelumyaDokter: Orang harus tahu cara mengobati pusing
Artikel berikutnyaSatpol Trenggalek evakuasi sarang lebah besar di Vespa