Beranda News KPU: Penyederhanaan Desain Surat Suara Dalam Upaya Penyederhanaan Pemilu 2024

KPU: Penyederhanaan Desain Surat Suara Dalam Upaya Penyederhanaan Pemilu 2024

Jakarta (ANTARA) – Ketua KPU RI Ilham Saputra mengatakan penyederhanaan desain surat suara merupakan bentuk upaya atau upaya KPU untuk menggalakkan pemilihan umum 2024 menyusul penilaian pemilihan umum 2019.

“Ini upaya kami untuk mempermudah pemungutan dan penghitungan suara,” kata Ilham Saputra.

Hal itu disampaikannya saat membuka Pemodelan dan Penghitungan Pemungutan Suara untuk Menyederhanakan Desain Surat Suara dan Formulir Pemilu 2024 yang disiarkan langsung di KPU Sulut dan ditayangkan di kanal YouTube KPU RI yang dipantau dari Jakarta, Sabtu.

Pada Pemilu 2019, lanjutnya, memiliki 5 surat suara membuat banyak staf organisasi kesulitan menghitung dan mengisi formulir verifikasi hasil.

Tidak berhenti sampai di situ, pemilih juga mengalami kesulitan untuk memastikan bahwa mereka memilih dengan benar dan benar sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh KPU.

Dengan demikian, kata dia, kebijakan penyederhanaan desain surat suara diharapkan dapat memperbaiki penyelenggaraan Pemilu 2024 dan menjadi lebih baik.

Ilham Saputra mengatakan, proses pemodelan sebelumnya dilakukan secara internal oleh KPU RI.

Ia menjelaskan, penyederhanaan desain surat suara dilakukan melalui proses penelitian, forum diskusi dan pendapat ahli untuk mendapatkan sistem dan mekanisme pemungutan suara yang lebih baik.

Meski begitu, kata dia, ada implikasi logis dan politis yang harus diterima CPU, yakni implikasi revisi undang-undang.

“Tapi ada konsekuensinya. Akibatnya, kalau surat suara disederhanakan, undang-undangnya akan direvisi,” kata Ilham Saputra.

Namun, dia menekankan bahwa CPU telah melakukan segala yang dapat dilakukan untuk mempromosikan penyelenggaraan pemilihan umum 2024.

Ilham Saputra berharap seluruh responden yang mengikuti modelling dapat berpartisipasi aktif dan berkontribusi.

“Saya berharap bapak ibu yang hadir pada acara hari ini sebagai pemilih, penjaga TPS dan pemerhati simulator hari ini dapat berperan aktif membantu kita, dapat mengevaluasi dan berkontribusi sehingga kita dapatmendesain ulang kembali ke materi bapak dan ibu,” kata Ilham.

Artikel sebelumyaIFE: Tujuan dari simulasi adalah untuk memberikan saran tentang desain surat suara untuk pemilihan umum 2024.
Artikel berikutnyaScarlett Johansson memenangkan Penghargaan Akting di American Cinematheque