Beranda Hukum Lanal Tarempa menekan penyelundupan sabu senilai Rs 70 juta

Lanal Tarempa menekan penyelundupan sabu senilai Rs 70 juta

Kami melakukan operasi untuk menahan Kh.

Tanjungpinang (ANTARA) – Fleet One Rapid Response Team (F1QR) Lanal Tarempa mencegat penyelundupan narkoba yang diduga mengandung sabu seberat 47,87 gram atau Rp 70 juta di kapal ferry Tanjungpinang-Tarempa, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau (Kepri).

Barang tersebut diselundupkan keluar masuk oleh kurir narkoba asal Tanjungpinang berinisial H pada Senin 4 Oktober 2021.

“Kami melakukan operasi penangkapan H,” kata Komandan Korps Marinir Lanal Tarempa Letkol (P) Jovan Ardhianto Yusuf dalam siaran persnya, Rabu.

Menurut dia, penangkapan H terkait dengan informasi dari masyarakat di Tanjungpinang bahwa tersangka pelaku akan mengantarkan beberapa bungkus sabu ke Tarempu dengan kapal ferry.

Selain itu, pihaknya langsung memerintahkan tim F1QR untuk mempelajari informasi tersebut, mencermati kapal-kapal feri yang hendak masuk Tarempa, khususnya para terduga penumpang.

“Setelah memastikan informasi persisnya sekitar pukul 18.00 WIB. Tim F1QR menyergap jalan tersebut,” ujarnya.

Setelah dilakukan penggeledahan, tiga tas kecil diduga sabu terbungkus plastik seberat 47,87 gram.

Selain pelaku H, pihaknya juga menangkap pelaku lain berinisial F yang bertindak sebagai penerima barang atau kurir kedua.

Petugas juga mendapatkan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Jupiter Z, Nopol BP 5991 OD, sejumlah uang, KTP tersangka dan barang lainnya.

“Kedua pelaku langsung dibawa ke Mako Lanal Tarempa untuk penyelidikan lebih lanjut. Selanjutnya akan diserahkan ke Polsek Anambas untuk diadili lebih lanjut,” ujarnya.

Danlanal menegaskan, masalah narkoba menjadi perhatian khusus Panglima Laksamana TNI Yudo Margono.

Casal memerintahkan unit eksekutif berikut untuk tidak menoleransi atau mengambil tindakan drastis jika aktivitas terkait narkoba ditemukan.

“Kami sebagai pihak eksekutif tidak akan segan-segan menindak tegas kegiatan terkait narkoba, tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan akan selalu berkoordinasi dengan Polres Anambas,” ujar Danlanal Tarempa.

Artikel sebelumyaPPATK: Terima Rs 120 Triliun, Pemberantasan Narkoba Harus Pimpin Kemiskinan Perkotaan
Artikel berikutnyaPLN berterima kasih kepada warga Medan Labukhan karena tidak mencuri kabel optik