Beranda Warganet Lima kabupaten di Sukabumi memiliki jumlah kematian pasien COVID-19 tertinggi

Lima kabupaten di Sukabumi memiliki jumlah kematian pasien COVID-19 tertinggi

Jumlah kematian pasien COVID-19 melebihi 30 orang.

Sukabumi, Jawa Barat (ANTARA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi mencatat Kabupaten Sukabumi Jawa Barat memiliki lima kabupaten dengan angka kematian pasien COVID-19 tertinggi.

“Berdasarkan data kami, pasien Covid-19 meninggal lebih dari 30 orang di lima kecamatan, yakni di Kecamatan Tsikurug, Jampangkulon, Surada, Tsibadak dan Simpenan,” kata tim humas Satgas. Angkatan Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Sukabumi, Eneng Julia di Sukabumi, Rabu.

Rinciannya sub wilayah Simpenan 34 kematian, Tsibadak 35 kematian, Surada dan Jampangkulon masing-masing 38, dan sub wilayah Tsikurug tertinggi dengan 47 kematian.

Hingga saat ini, jumlah kematian di Kabupaten Sukabumi telah mencapai 581 di seluruh kecamatan, kata Eneng. Sebagian besar pasien yang meninggal adalah orang tua dengan penyakit penyerta atau memiliki riwayat penyakit lain.

Selain itu, hampir seluruh pasien yang meninggal dunia mengalami sesak napas saat menjalani perawatan intensif di ruang isolasi khusus rumah sakit khusus COVID-19 baik di kota maupun di Kabupaten Sukabumi, karena saat dirawat di rumah sakit tersebut, mereka berada di rumah sakit. kondisi kritis.

Sedangkan kecamatan dengan jumlah kematian terendah adalah Kabupaten Sidolog dengan satu penyakit, serta Kecamatan Sidadap dan Kadudampit dengan masing-masing dua kematian.

Namun, dalam sebulan terakhir, jumlah kematian pasien COVID-19 menurun tajam, bahkan dalam sepekan hanya tercatat satu kematian, yakni pria berusia 63 tahun asal wilayah Valuran yang juga mengidap penyakit ginjal penyerta. kegagalan. Harapannya, tidak ada lagi pasien terkonfirmasi positif meninggal di kemudian hari.

“Meski jumlah kematian turun tajam, kemungkinan akan ada peningkatan, meski hal ini tidak diharapkan. Karena masih ada tambahan warga yang terkonfirmasi positif, meski jumlah ini lebih kecil dari jumlah kematian. Sembuh pasien.” tambahnya.

Eneng mengatakan, data terakhir perkembangan kasus COVID-19 atau Rabu (15/9) jumlah pasien sembuh bertambah delapan pasien dan ada tujuh kasus baru. Total pasien positif terkonfirmasi sebanyak 11.633 orang.

Dari jumlah tersebut, 11.012 pasien dinyatakan sembuh, 40 pasien masih diisolasi, dan 581 pasien meninggal dunia. Untuk menekan penyebaran COVID-19, Pemkab Sukabumi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dibantu relawan dan berbagai unsur lainnya terus berupaya memberikan edukasi agar masyarakat tetap disiplin sekaligus mempercepat vaksinasi. memproses dan merilis program lain.

Artikel sebelumyaPDDI mengimbau masyarakat Bali untuk tidak takut mendonorkan darah
Artikel berikutnyaKemenkes sedang melatih perangkat RT/RW untuk mengkomunikasikan informasi vaksinasi.