Beranda Warganet Lima provinsi diminta untuk mengurangi hunian tempat tidur rumah sakit

Lima provinsi diminta untuk mengurangi hunian tempat tidur rumah sakit

Jakarta (ANTARA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta pemerintah provinsi Papua, Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Timur untuk menurunkan tingkat hunian tempat tidur rumah sakit.

Perwakilan Gugus Tugas Covid-19, Vicu Adisasmito mengatakan, meski tergolong rendah, tingkat hunian tempat tidur (Tingkat hunian tempat tidur/BOR) di rumah sakit di lima provinsi masih lebih tinggi dari rata-rata nasional (6,34%).

Dalam konferensi pers online yang dihadiri dari Jakarta, Selasa, ia menjelaskan bahwa BOR untuk rumah sakit di Provinsi Papua masih 20,52 persen, Aceh 14,27 persen, Daerah Istimewa Yogyakarta 15,84 persen, Bali 11,28 persen, dan Nusa Tenggara. Timur 11,44 persen.

“Untuk itu, kelima provinsi tersebut perlu mendapat perhatian untuk segera menurunkan BOR di daerahnya, segera meningkatkan kualitas pengobatan pasien COVID-19 agar semuanya bisa sembuh,” ujarnya.

Vicu juga mengatakan Provinsi Papua dan Aceh merupakan wilayah dengan jumlah kasus aktif dan kematian akibat COVID-19 yang tinggi.

“Papua dan Aceh masuk 5 besar (wilayah dengan jumlah tertinggi) kematian dan kasus aktif minggu ini,” katanya.

Dia mengingatkan pemerintah daerah untuk mencermati jumlah kasus penularan COVID-19 di wilayahnya dan membandingkannya dengan jumlah kasus di wilayah lain.

“Jika ternyata pada level tertinggi, seperti kasus aktif, kasus positif, kematian, dll, maka segera koordinasikan dengan pejabat daerah atau pemerintah pusat jika perlu segera dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Dia juga meminta otoritas setempat untuk menyinkronkan data kasus COVID-19 dan memastikan keakuratan data rekaman yang menggambarkan situasi nyata di lapangan.

“Tentunya kami berharap penurunan jumlah kasus dan perbaikan terjadi secara merata di seluruh Indonesia,” kata Vicu.

Artikel sebelumyaUji klinis obat antivirus COVID-19 akan dilakukan
Artikel berikutnyaMenpora memuji ketaatan PON Papua terhadap prok.