Beranda Warganet LLDIKTI-X Serahkan SK Izin Pembukaan Program Studi Baru di Dua Perguruan Tinggi

LLDIKTI-X Serahkan SK Izin Pembukaan Program Studi Baru di Dua Perguruan Tinggi

Padang (ANTARA) – Lembaga Layanan Perguruan Tinggi Wilayah X (LLDIKTI) menyampaikan keputusan Kemendikbudristek terkait izin pembukaan kurikulum baru (Prodi) di Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai melalui Virtual Rabu, Selasa.

Ketua LLDIKTI Wilayah X, Profesor Dr. Herry, MBA di Padang, Selasa, mengucapkan selamat kepada kedua universitas tersebut karena berhasil mendapatkan izin untuk membuka kurikulum baru.

“Saya ucapkan selamat atas keberhasilan ini, penambahan kurikulum baru ini, khususnya bagi mahasiswa program doktor, akan memungkinkan rekan-rekan kita untuk meningkatkan kualifikasi pendidikannya,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Tuanku Tambusai Hero University telah mendapat izin untuk membuka program pendidikan bisnis digital untuk program sarjana.

Sementara itu, UNP berhasil mendapatkan izin untuk membuka program pelatihan manajemen doktor.

Ia berharap tersedianya kurikulum baru di program doktor UNP menjadi kebanggaan tersendiri, dan berharap UNP akan membuka kurikulum lain untuk program doktor.

Dengan bantuan banyak program doktor, bisa meningkatkan karir guru, katanya, karena rekrutmen guru harus memiliki gelar doktor dalam beberapa tahun ke depan.

Dikatakannya, dari 10.000 dosen PTS di LLDIKTI Wilayah X, hanya 800 yang bergelar doktor.

Di sisi lain, Dekan Fakultas Ekonomi UNP, Dr. Idris, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah X yang telah memberikan saran dan bantuannya.

“Alhamdulillah SK pembukaan program doktor di bidang manajemen penelitian telah resmi diserahkan oleh pimpinan Wilayah X LLDIKTI kepada UNP,” ujarnya.

Ia juga meminta saran kepada LLDIKTI-X agar kurikulum bisa berkembang lebih baik lagi. Menurutnya, memiliki Program Studi juga dapat bermanfaat bagi seluruh perguruan tinggi LLDIKTI Wilayah X.

Artikel sebelumyaProgram Kartu Prakerja dirancang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar ketenagakerjaan.
Artikel berikutnyaBPBD Luwu Sebut Desa Ditutup Saat Tanah Longsor Mulai Dibuka