Beranda Nusantara M 5.6 Gempa Maluku Tenggara akibat subduksi Banda

M 5.6 Gempa Maluku Tenggara akibat subduksi Banda

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan gempa berkekuatan 5,6 magnitudo di Maluku Tenggara disebabkan oleh subduksi Laut Banda.

Pusat gempa berada pada titik dengan koordinat 5,12 derajat lintang selatan; 130,91 derajat BT atau tepatnya berada di laut 210 kilometer barat laut Maluku Tenggara, Maluku pada kedalaman 101 kilometer.

“Mengingat letak episentrum dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi adalah gempa sedang akibat subduksi Banda,” kata Bambang S. Prayitno, Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, dalam keterangannya. Jakarta, Selasa.

Bambang mengatakan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme gerakan ke atas dengan kombinasi gaya geser (oblique thrust).

Gempa dirasakan di wilayah MMI Banda dan Sorong II (getaran dirasakan beberapa orang, benda ringan gantung berayun). Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

“Hasil simulasi tsunami dengan sumber gempa tektonik menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Hingga pukul 20:15 WIB, hasil pantauan BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

Bambang mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bisa dibenarkan.

Selain itu, bangunan yang retak atau rusak akibat gempa harus dihindari. Sebelum kembali ke rumah, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan gempa yang mengancam stabilitas bangunan.

Artikel sebelumyaBanjir bandang melanda tiga distrik di Konave Utara
Artikel berikutnyaKeberhasilan Kominfo Pertahankan Predikat Opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2020