Beranda Hukum Mahfoud MD: Perselisihan Sekitar 56 Karyawan PKT Mungkin Berakhir

Mahfoud MD: Perselisihan Sekitar 56 Karyawan PKT Mungkin Berakhir

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfoud, MD mengatakan, kontroversi 56 perwira PKC soal Ujian Nasional Pemahaman (TWK) bisa berujung pada Kapolri yang menjadikan mereka sebagai negara bagian. dimiliki pegawai negeri sipil (ASN) di lingkungan Polri.

“Mari maju dalam semangat persatuan,” kata Dr Mahfoud mengutip pernyataannya di akun Twitter resminya, Selasa di Jakarta.

Mahfoud mengatakan, keputusan PKC menggelar TCE tidak salah secara hukum menurut pendapat Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tapi kebijakan presiden menyetujui permintaan Kapolri untuk ASN mereka juga benar,” kata Mahfoud.

Menurutnya, persetujuan Presiden Djokovi memiliki dasar, yakni pasal 3 ayat (1) nn. 17 Tahun 2020, yang menyatakan: “Presiden berwenang menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil.”

Selain itu, Presiden dapat menyerahkan hal ini kepada kepolisian maupun kepada instansi lain sesuai dengan ketentuan pasal 13 (5) UU No. 30 untuk tahun 2014.

“Bukan penyidik, tapi ASN. Nanti tanggung jawab mereka akan dibagi lagi,” kata Mahfoud.

Sebelumnya, dalam jumpa pers persiapan pembukaan PON Papua XX, Selasa di Papua, Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabowo menyampaikan keinginannya untuk memanggil kembali 56 petugas KPK yang tidak lolos TWK sebagai ASN Polri.

Sigit mengaku sudah mengomunikasikan niat itu kepada Presiden Joko Widodo dan mendapat persetujuan.

Artikel sebelumyaWapres melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat
Artikel berikutnyaVaksinasi TNI-Polri Targetkan Warga Lapas Lovokwaru