Beranda News Mahfoud: Pengesahan UU Otsus Papua untuk Kepentingan Rakyat Papua

Mahfoud: Pengesahan UU Otsus Papua untuk Kepentingan Rakyat Papua

Jakarta (ANTARA) –

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfoud, MD, menyebutkan pengesahan amandemen kedua atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua untuk kepentingan rakyat Papua.
“Alhamdulillah, hari ini (Kamis) DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Khusus tentang Otonomi Nomor 21 Tahun 2001,” kata Mahfoud dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Mahfoud menjelaskan, undang-undang tersebut sebenarnya tidak memperluas ruang lingkup UU Otsus, karena memang tidak perlu diperluas.

Menurut Mahfoud, revisi itu hanya berlaku untuk dana otsus yang semula seharusnya habis pada November 2021, kemudian diperpanjang hingga 2022.

“Dana Otsus sekarang akan maksimal untuk kesejahteraan di Papua. Tidak lagi dikelola tanpa pertanggungjawaban yang jelas, tetapi akan didampingi oleh pusat, dananya akan ditingkatkan dari 2 persen menjadi dua seperempat persen dari anggaran. DAU nasional,” kata Mahfoud.

Ia mengatakan, acara terkait di Papua disampaikan kepada para duta besar Indonesia di berbagai negara dan wilayah.

“Alhamdulillah dari para duta besar asing semua sudah menegaskan bahwa sekarang ini bukan lagi masalah Papua merdeka. Vanuatu masih menyuarakan ini, tapi sekarang pendekatannya bukan lagi Papua merdeka. Pelanggaran,” kata mantan ketua konstitusi Pengadilan.

Terkait kasus HAM, Mahfoud menjelaskan Komnas HAM bekerja sama dengan Menkumham dan Kejaksaan Agung dalam hal ini.

“Kami sedang memecahkan dan mengorganisir masalah HAM yang selalu diisukan tentang sekelompok kecil orang yang benar-benar ingin merusak citra Indonesia. Tapi okelah, kita tunjukkan pada dunia bahwa masalah HAM di Papua akan sama dengan di wilayah lain di Indonesia, kita bisa tangani,” ujarnya.

Artikel sebelumyaPersiapan penerapan aturan klasifikasi SIM C sudah mencapai 80 persen.
Artikel berikutnyaPolisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba COVID-19 Untuk HET Di Sumatera Utara