Beranda Nusantara Masyarakat adat Raja Ampat setuju untuk melindungi pantai tempat telur penyu menetas

Masyarakat adat Raja Ampat setuju untuk melindungi pantai tempat telur penyu menetas

Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat adat Kampung Yenbekaki yang didampingi oleh Yayasan Penyu Papua yang berkomitmen menjaga penyu di Raja Ampat.

Sorong (ANTARA) – Masyarakat adat Desa Enbekaki, Kecamatan Waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat sepakat untuk melindungi Pantai Warebar yang merupakan tempat penetasan dan pendaratan telur penyu, khususnya penyu belimbing yang hampir punah.

Kesepakatan perlindungan Pantai Varebar oleh masyarakat adat Kampung Yenbekaki itu disampaikan dalam keterangan rutin yang disaksikan Wakil Bupati (Wabup) Raji Ampat Orideko Iriano Burdam, Kamis di Weissai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat.

Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat adat Kampung Yenbekaki yang telah mencanangkan peresmian perlindungan Pantai Varebar sebagai penangkaran penyu.

Dikatakannya, seluruh wilayah Raja Ampat memiliki potensi sumber daya laut yang sangat tinggi, sehingga perlu dilestarikan.

Menurut dia, pemanfaatan sumber daya alam, khususnya sumber daya laut di Raja Ampat, semakin meningkat, dan ini sudah terasa dalam beberapa tahun terakhir.

Oleh karena itu, menurut dia, jika tidak dihentikan akan mengganggu keseimbangan ekologis dan pada akhirnya akan berdampak pada penurunan kualitas sumber daya alam.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat adat Kampung Yenbekaki yang didampingi oleh Yayasan Penyu Papua yang berkomitmen menjaga penyu di Raja Ampat,” ujarnya.

“Saya berharap keinginan untuk melindungi Pantai Varebar ini merupakan investasi kekayaan alam untuk generasi mendatang,” kata Orideko Iriano Burdam.

Cristian Tebu, Ketua Dewan Adat Raja Ampat Maya, dalam keterangan terpisah, menyampaikan harapannya agar masyarakat berkomitmen terhadap apa yang telah dicanangkan untuk melindungi Pantai Varebar.

“Kami juga berharap pemerintah setempat mendukung upaya masyarakat Yenbekaki untuk melindungi penyu. Jika perlu, akan dibuat regulasi untuk mendukung perlindungan Pantai Varebar,” ujarnya.

Artikel sebelumyaPolda Jateng Latih 1.520 Orang Jaga PMKM
Artikel berikutnyaSejumlah fraksi menyoroti buruknya pengelolaan keuangan APBD Jember 2020