Beranda Warganet Menkes memastikan pelacakan pengujian merata di 720 laboratorium Jawa di Bali.

Menkes memastikan pelacakan pengujian merata di 720 laboratorium Jawa di Bali.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadykin membenarkan hal tersebut pengujian dan pelacakan dilakukan secara merata di 720 laboratorium di Jawa dan Bali untuk efektif memperluas PPKM untuk mengurangi kasus COVID-19

“Kami melihat kemampuan mereka dan memastikan mereka memiliki kinerja yang sama sehingga mereka dapat melayani nomor.” pengujian dan pelacakan yang cukup cocok untuk penduduk,” kata Budi dalam konferensi pers online di Jakarta, Senin.

Menkes mengatakan, sejak 3-4 bulan terakhir, swab antigen dapat digunakan sebagai penentu hasil konfirmasi positif COVID-19 jika tes PCR tersedia lebih dari 24 jam.

Namun, kata Budi, hal ini menjadi lebih sulit saat diturunkan di lapangan. Dengan demikian, hasil apusan antigen sekarang dapat digunakan sebagai alat deteksi positif PPKM level 4 resmi untuk mempercepat identifikasi dan pengobatan pasien.

“Dengan demikian, yang bersangkutan bisa ke isolasi terpusat atau ke rumah sakit dan menjalani perawatan, seperti yang saya katakan, banyak yang meninggal karena terlambat,” katanya.

Pemerintah, lanjutnya, saat ini sedang meningkatkan kegiatan pengujian dan pelacakan di wilayah padat penduduk di wilayah PPKM Level 4.

Menurut Budi, program uji coba kawasan padat penduduk itu diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaytan di bawah pimpinan Panglima TNI Marsekal Hadi Tiajanto.

Budi meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan pengurangan tes setelah akhir pekan atau setelah hari libur nasional.

Budi mengatakan hal ini sudah terjadi selama 40-50 minggu terakhir. Dia menyarankan merujuk pada data pengujian mingguan rata-rata yang juga disusun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Artikel sebelumyaDua titik api muncul di Haharu, Sumba Timur
Artikel berikutnyaPPKM Level 4 Perpanjang, Kemensos Percepat Bantuan Sosial