Beranda News Menko Polhukam dan Mendagri merevisi Sota PLBN di Merauke

Menko Polhukam dan Mendagri merevisi Sota PLBN di Merauke

Manokwari (ANTARA) – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfoud dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau pembangunan titik perlintasan perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PLBN) di Distrik Sota, Regensi Merauke, Papua, Minggu .

Kedatangan Menkopolhukam beserta Mendagri beserta jajarannya dalam kunjungan kerja ke Sota PLBN disambut Bupati Merauke Romanus Mbaraka, Kapolri AKBP Untung Sangaji dan Forkompind Kabupaten Merauke.

Bupati Merauke Romanus Mbaraka menyambut Menko Polhukam bersama Mendagri dan melakukan dialog langsung di perbatasan timur Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Menkopolhukam menyampaikan bahwa Sota PLBN sangat cocok untuk ekspor dan impor segala jenis barang lokal.

Selain itu, sebagai objek wisata dan semua ini untuk kepentingan penduduk Kabupaten Merauke, wilayah paling timur Indonesia.

Dikatakannya, PLBN akan diresmikan oleh Presiden. Dan ketika dibuka, akan terjadi perlintasan perbatasan antara kedua negara, sehingga kemungkinan akan terjadi sejumlah pelanggaran keamanan dan jaminan sosial yang harus diwaspadai oleh pemerintah daerah, serta TNI dan Polri.

Restoratif keadilan Aparat penegak hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia harus memprioritaskan pemenuhan tugasnya di PLBN,” ujarnya.

Sota PLBN dikabarkan harus dilindungi oleh pemerintah daerah Kabupaten Merauke, serta aparat TNI dan Polri, karena merupakan perbatasan negara kesatuan Republik Indonesia.

“Saya dan Menteri Dalam Negeri akan melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia bahwa PLBN dapat diresmikan pada bulan Oktober,” tambah Dr. Mahfoud.

Artikel sebelumyaPSI mengusulkan konsep karantina di lokasi wisata untuk menghidupkan kembali pariwisata
Artikel berikutnyaStray Kids Akan Merilis Single Jepang Kedua