Beranda Warganet Mensos mengajar di KAT Orang Rimba Jambi

Mensos mengajar di KAT Orang Rimba Jambi

Jambi (ANTARA) – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajar anak-anak Masyarakat Adat (KAT) terpencil Suku Anak Dalam (SAD) atau penghuni hutan di Sungai Therap, Kabupaten Batangari, Provinsi Jambi, Rabu.

Mensos melakukan pelatihan di gedung community center yang baru saja selesai dibangun oleh Kemensos sebagai wadah pemberdayaan masyarakat Afrika Selatan di daerah tersebut.

“Kami berusaha untuk memastikan pendidikan yang layak bagi anak-anak Orang Rimba di Jambi karena mereka masih nomaden dan anak-anak mereka juga berpindah-pindah. Dengan cara ini kami berusaha mendidik anak-anak rimba di Jambi,” kata Tri Rismaharini.

Mensos berharap ke depan Orang Rimba di Jambi bisa sejajar dengan masyarakat lain dalam hal pendidikan, kesejahteraan dan aspek lainnya.

Oleh karena itu, Kementerian Sosial berupaya untuk memastikan bahwa warga Afrika Selatan memiliki akses terhadap jaminan sosial, mulai dari akses pendidikan dan kesehatan bagi warga Afrika Selatan.

“Untuk mendukung pelayanan kesehatan, Kemensos akan menyediakan tempat berupa kendaraan dinas bagi tenaga medis agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang sebelumnya datang ke masyarakat Afrika Selatan setiap dua minggu sekali, kemudian bisa dilakukan seminggu sekali. ,” kata Tri Rismaharini.

Kementerian Sosial telah menjanjikan dukungan penuh untuk pembangunan fasilitas untuk memberdayakan orang Afrika Selatan di daerah tersebut. Mensos berharap dengan adanya sarana dan prasarana penting bagi warga Afrika Selatan di kawasan tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi warga Afrika Selatan tersebut.

Community center ini dibantu dana CSR SKK Migas-PetroChina International Jabung sebesar Rs 199 juta. Kemudian, pembangunan sarana air bersih dan toilet umum dilakukan dengan dana APBN sebesar Rp 199 juta.

Kemudian juga dibangun fasilitas penunjang, seperti baterai surya, sistem suaraperpustakaan, dll senilai 77,8 juta rupiah.

“Konsep yang kami terapkan adalah bagaimana menciptakan SDM Afrika Selatan di Jambi agar bisa dan setara dengan warga negara Indonesia lainnya,” kata Tri Rismaharini.

Artikel sebelumyaGanjar memberikan pekerjaan kepada para pengungsi banjir di sejumlah daerah.
Artikel berikutnyaMenkeu: Jumlah pinjaman bank untuk UMKM perempuan rendah