Beranda News MP: Banyak instansi pemerintah bisa menjadi rumah sakit darurat untuk COVID-19

MP: Banyak instansi pemerintah bisa menjadi rumah sakit darurat untuk COVID-19

Jakarta (ANTARA). Rep. Martin Manurung mengatakan, saat ini banyak instansi pemerintah yang bisa diubah menjadi rumah sakit darurat untuk penanganan COVID-19.

“Saat ini banyak instansi pemerintah yang tidak dimanfaatkan,” kata Martin Manurung saat mengunjungi Pusat Vaksinasi NasDem Peduli di Pesanggrakhan Youth Center, Jakarta Selatan, Jumat.

Menurutnya, kompleks Taman Ria Senayan, termasuk kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, dapat digunakan untuk memerangi COVID-19.

“Jika perlu, kami juga akan menggunakan kompleks GBK. Banyak fasilitas olahraga yang tidak digunakan. Jadi semua GF, semua hotel yang dibangun Isoman, sebagian sudah dialihfungsikan menjadi rumah sakit dengan gejala sedang,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu.

Namun, menurut dia, kuota tenaga medis juga harus dihormati.

“Jangan sampai terjadi, ada tempat, tapi tidak ada tenaga medis. Jangan lupa kita butuh tenaga medis,” kata Martin.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis, ia meminta untuk mengumpulkan mahasiswa dari institusi kedokteran. Bahkan jika mereka belum menyelesaikan studi mereka, Martin mengatakan mereka dapat digunakan sebagai asisten perawat.

“Saat perawat mendampingi dokter, asisten bisa standby. Mereka bisa mengecek kondisi vital, kemudian bisa memberikan suntikan dan suntikan lainnya di bawah pengawasan tenaga medis profesional dan dokter berpengalaman,” ujar lulusan Universitas Indonesia ini. …

Terkait program vaksinasi yang dijalankan Partai NasDem, Martin mengaku senang melihat antusias masyarakat.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan COVID-19 di Pusat Vaksinasi NasDem Peduli sejalan dengan peraturan dan pedoman pemerintah.

“Vaksinasi NasDem jelas sangat membantu pemerintah dalam upaya mencapai tujuannya dan memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya.

Artikel sebelumyaPartai Demokrat setuju Kompleks Parlemen akan jadi pilihan rumah sakit darurat COVID-19
Artikel berikutnyaAce: Program Golkar Institute Cara Aerolangga Mempromosikan Indonesia