Beranda Warganet Nadiem Makarim kunjungi PBNU untuk minta pendapat soal Permendikbud

Nadiem Makarim kunjungi PBNU untuk minta pendapat soal Permendikbud

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengunjungi PBNU untuk memberikan klarifikasi sekaligus meminta materi penyempurnaan PPKS Permendikbud.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PBNU yang telah mendukung kebijakan ini. Meski ada beberapa rekaman yang juga akan masuk ke dalam catatan kami,” kata Nadiem dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mendukung perlunya penyempurnaan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi.

Isu kontroversial utama bermula dari ungkapan “tanpa persetujuan korban” yang termuat dalam salah satu pasal dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 30 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Syke Akil menekankan satu hal bahwa perasaan timbal balik tidak dapat dijadikan alasan untuk hubungan seksual tanpa ikatan perkawinan yang sah. Kiai Said menegaskan hal itu masih dilarang.

Nadiem menegaskan, pihaknya akan mempertimbangkan rekomendasi dan komentar PBNU terkait kekurangan regulasi, khususnya pasal 5 ayat 2.

“Saya berniat memposting catatan PBNU,” katanya.

Sementara itu, Dirjen Dikti Prof. Nizam yang mendampingi Nadi dalam kunjungannya ke PBNU mengatakan perlu adanya dialog untuk menjelaskan Permendikbud No. 30 tahun 2021

“Kami terus mendukung berbagai komunikasi dan dialog. Mendagri langsung langsung melakukan pertemuan dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Permendikbud #30 diundangkan pada 3 September 2021. Nadiem sudah membahas aturan ini sejak tahun lalu. Dalam rapat di DPR pada Februari 2020, Nadiem mengatakan akan mencari formula untuk menghapus tiga dosa pendidikan.

Tiga dosa tersebut antara lain mengatasi intoleransi, pelecehan seksual dan bullying dalam pendidikan.

Artikel sebelumyaDistribusi vaksin secara teratur dibatasi oleh ruang penyimpanan.
Artikel berikutnyaBPOM Ajak Masyarakat Pintar Pilih Makanan Online