Beranda Hukum Orang dalam Azis mencapai hukuman mati untuk narapidana narkoba kemarin

Orang dalam Azis mencapai hukuman mati untuk narapidana narkoba kemarin

Jakarta (ANTARA) – Berbagai perkembangan hukum terjadi di Indonesia pada Rabu (6/10), mulai dari vonis mati empat terpidana narkoba di Idi, Aceh Timur, Provinsi Aceh, hingga tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ) staf yang kerap membantu atau menjadi “orang dalam” tersangka suap Azis Syamsuddin.

Berikut lima berita hukum menarik yang dipilih ANTARA:

1. Pengadilan Negeri Aceh-Idi memvonis mati empat terdakwa narkoba.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Idi Kabupaten Aceh Timur memvonis mati empat tersangka narkoba dengan menggunakan 50 kilogram sabu sebagai barang bukti.

Putusan itu diumumkan majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Idi, Aceh Timur, Rabu.

Baca lebih lanjut di sini.

2. Nasabah menggugat Bank Mandiri karena merampok tabungannya sebesar Rp 5,8 miliar.

Warga Qudus, Jawa Tengah, Moh Imam Rofii menggugat Bank Mandiri ke Pengadilan Negeri Qudus setelah rekening bank negara dirampok senilai Rp 5,8 miliar.

Gugatan tersebut diajukan penggugat melalui kuasa hukumnya, Musafak Kasto, di Pengadilan Negeri Qudus, Rabu.

Baca lebih lanjut di sini.

3. Juru Bicara BPK: Mereka yang tahu tentang “orang dalam” Azis harus melaporkannya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (PKT) telah meminta pihak-pihak yang mengetahui dugaan “orang dalam” mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di PKC untuk menginformasikan kepada Dewan Pengawas (Dewas) PKC.

“Setiap pihak yang mengetahui dugaan pelanggaran oleh personel PKC harus dapat melaporkan keluhan mereka ke dewan dengan bukti awal yang sah,” kata juru bicara PKC Ali Fikri dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Rabu.

Baca lebih lanjut di sini.

4. Sidang “pembunuhan di luar hukum” dipindahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sidang dugaan tindak pidana pembunuhan anggota Laskar FPI di jalan tol Jakarta-Chikampek 50 km oleh Polri, yang juga dikenal sebagai “pembunuhan di luar hukum”, telah dipindahkan dari Pengadilan Negeri Jakarta Timur ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam keterangan tertulis Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kapuspenkum) Leonard Eben Ezer Simanjuntak, diterima di Jakarta, Selasa malam, disebutkan bahwa terjemahan ini ditetapkan di Mahkamah Agung Republik Indonesia. Surat Perintah Nomor 187/KMA/SK/IX/2021 tanggal 16 September 2021 tentang Pengangkatan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menguji dan mengadili perkara pidana terhadap terdakwa Ipd M. Yusmin Ohorell dan terdakwa Brigjen Fikri Ramadhan.

Baca lebih lanjut di sini.

5. PPATK: deteksi Rp120 T, pemberantasan narkoba harus mengarah pada pemiskinan kota.

Ditemukannya rekening Rp 120 triliun milik sindikat narkoba menunjukkan bahwa upaya pemberantasan barang haram itu harus dibarengi dengan pemiskinan para pengedar, kata Diane Ediana Rae, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Pasalnya, jika pemberantasan narkoba hanya sebatas menghukum pelaku kejahatan dan tidak menyasar uang milik pengedar, produksi narkoba akan terus meningkat, kata Diane Ediana Rae dalam talkshow yang disiarkan kanal Youtube PPATK di Jakarta. , Rabu.

Baca lebih lanjut di sini.

Artikel sebelumyaParfi berduka atas meninggalnya Gunavan Marianto
Artikel berikutnyaWapres melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah