Beranda Warganet Pandeglang menyumbangkan 7,4 hektar lahan kepada Untirta untuk penelitian perkebunan

Pandeglang menyumbangkan 7,4 hektar lahan kepada Untirta untuk penelitian perkebunan

Kami mendukung pengembangan pendidikan pertanian untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pandeglang.

Serang (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Pandeglang menghibahkan lahan seluas kurang lebih 7,4 hektar kepada Universitas Sultan Ageng Tirtayas (Untirta) untuk dijadikan tempat penelitian pengembangan perkebunan.

“Kami mendukung pengembangan pendidikan pertanian untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pandeglang,” kata Bupati Pandeglang Irna Narulita saat menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Untirta di aula kampus Untirta di Sindangsari, Serang, Banten, Jumat .

Irna mengatakan, tapak seluas 74.250 m² yang terletak di Desa Kadu-Ela, Kecamatan Kadasari, rencananya akan digunakan sebagai lokasi penelitian untuk perkebunan ekologis Untirta.

Pihaknya mendukung upaya tersebut, mengingat Pandeglang kaya akan potensi pertanian atau perkebunan yang bisa dikembangkan.

“Saya berharap ini bisa menjadi terobosan atau inovasi bagi pengembangan pertanian di Kabupaten Pandeglang,” kata Irna.

Irna berharap kemajuan sektor pertanian di Pandeglang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan dan mengembangkan potensi yang ada di Pandeglang khususnya di sektor pertanian.

Sementara itu, Rektor Untirta, Profesor Fath Sulaeman, mengatakan tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk Untyrta akan digunakan sebagai lokasi penelitian untuk perkebunan ekologis.

“Tawaran yang kami buat benar-benar ‘pertanian ramah lingkungan; untuk kajian ekologi perkebunan, dikoordinir oleh Fakultas Pertanian Untirta,” kata Fath Sulaeman.

Ia mengatakan, ide tersebut dikemukakan Untirta untuk secara langsung menyikapi daerah tersebut guna meningkatkan akses pendidikan, salah satunya Kabupaten Pandeglang dan kedepannya untuk daerah-daerah lain di Banten.

Artikel sebelumyaGubernur Maluku Umumkan Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2021
Artikel berikutnyaRilis single Idgitaf "saya takut", mengundang pendengar untuk menormalkan kecemasan