Beranda News Pangdam ingatkan kesehatan masyarakat Mimika untuk ganti PON XX Papua

Pangdam ingatkan kesehatan masyarakat Mimika untuk ganti PON XX Papua

Jakarta (ANTARA) – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tiajanto mengingatkan, kesehatan warga Kabupaten Mimica, Papua menjadi faktor penentu keberhasilan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX Oktober 2021, sehingga pejabat daerah meminta lebih banyak bekerja untuk mengatasi pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Pangdam dalam perbincangan dan pertemuan pribadi dengan Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabovo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zaynudin Amali dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika di Mimika. RPH, Papua, Sabtu.

“Suksesnya PON XX berarti kita juga harus mempersiapkan kesehatan warga Mimic Regensi,” kata Hadi mengutip keterangan tertulis dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI.

Hadi mengatakan, Oktober mendatang Kabupaten Mimika akan menjadi salah satu venue PON Papua XX di berbagai cabang olahraga. Hal ini membutuhkan persiapan yang matang, baik dari segi lokasi maupun suporter dan penonton di lapangan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Anda, saat ini kasus terkonfirmasi COVID-19 dan kematian pasien menurun, namun tetap waspada,” kata Hadi.

Sosialisasi kedisiplinan protokol kesehatan dan serangan vaksinasi harus terus dilakukan secara manusiawi dengan pendekatan kearifan lokal, mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat untuk menjadi perhatian masyarakat, ujarnya.

Hadi menegaskan protokol kesehatan harus disiplin karena sudah menjadi syarat penting untuk mencegah penularan COVID-19. Menurut indikator di Kabupaten Mimika masih banyak kasus terkonfirmasi. “Tingkat positifnya” masih jauh di atas lima persen, yakni 16,7 persen.

Hal ini karena close contact tracking masih rendah, sehingga perlu ditingkatkan untuk mencapai tujuan, kata Hadi.

“Jelas warga Kabupaten Mimika sangat menantikan kesempatan untuk menyaksikan pertandingan yang sedang dimainkan dengan mata kepala sendiri. Di luar itu, persaingan tentunya juga menggerakkan roda perekonomian,” kata Hadi.

Hadi menambahkan, keberhasilan dalam memerangi pandemi dan penyelenggaraan PON XX akan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua.

Gugus Tugas COVID-19 Papua menyebut Kabupaten Mimika, Kota Jayapura, Merauke, dan Kabupaten Jayapura berada di urutan teratas daftar sebaran COVID-19. Namun, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Papua meningkat seiring dengan gencarnya vaksinasi di 29 kabupaten/kota.

Hingga 26 Agustus 2021, kesembuhan pasien COVID-19 meningkat 84,2 persen atau 36.441 orang dari total pasien positif COVID-19 di Papua yang mencapai 41.137 orang.

Artikel sebelumyaKemendikbudristek minta guru aktif menerapkan permainan tradisional
Artikel berikutnyaHujan abu Merapi melanda beberapa desa di Magelang