Beranda Warganet Pemerintah akan memperketat aturan masuk pada hari libur akhir tahun.

Pemerintah akan memperketat aturan masuk pada hari libur akhir tahun.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah berencana memperketat aturan pergerakan orang di dalam negeri selama akhir pekan di akhir tahun untuk mencegah peningkatan mobilitas warga yang berisiko penyebaran COVID-19.

“Pembatasan pergerakan orang dari satu tempat ke tempat lain nantinya akan diatur dalam surat edaran terbaru dari Gugus Tugas dan Kementerian Perhubungan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, Profesor Vicu Adisasmito.

Pada konferensi pers COVID-19 yang dihadiri online dari Jakarta pada Kamis, Wiku menjelaskan bahwa pengenalan peraturan perjalanan baru ini bertujuan untuk memastikan kesehatan orang yang bepergian dan melindungi dari risiko penularan. virus corona.

Aturan perjalanan baru juga akan mencakup langkah-langkah untuk mencegah penyebaran kasus COVID-19 antar daerah, katanya.

Ia juga mengklarifikasi bahwa Batasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 telah diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia untuk mencegah kemungkinan lonjakan penularan COVID-19 selama liburan akhir tahun.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah akan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di institusi publik.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan aktivitas sosial ekonomi masyarakat di berbagai sektor tetap terkendali dan aman sesuai dengan tren, tren, pengembalian dan pergerakan di masyarakat,” kata Vicu.

Dia menyatakan, pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pengendalian COVID-19 akan dilakukan di tingkat masyarakat.

“Pemerintah sangat berharap masyarakat dapat melaksanakan peraturan ini dengan penuh tanggung jawab, karena pada prinsipnya upaya ini diarahkan pada diri kita sendiri untuk mencegah penularan kasus selama periode Natal dan Tahun Baru,” kata Vicu.

Dalam upaya menghambat mobilitas warga pada akhir pekan akhir tahun, pemerintah juga membatalkan liburan bersama sebelum Natal dan Tahun Baru serta melarang pejabat pemerintah dan pegawai TNI dan Polri mengambil cuti akhir tahun. …

Artikel sebelumyaDokter: Ibu rumah tangga adalah kelompok yang paling rentan mengalami gagal jantung
Artikel berikutnyaBio Farma: Harga Vaksin Booster COVID-19 Menunggu Keputusan Pemerintah