Beranda News Pemerintah Kabupaten Qudus Rilis Kebijakan Lima Hari Tetap Di Rumah untuk Cegah...

Pemerintah Kabupaten Qudus Rilis Kebijakan Lima Hari Tetap Di Rumah untuk Cegah COVID-19

Kudus (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah kembali mengeluarkan kebijakan mengajak warganya untuk tinggal di rumah selama lima hari untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Kalau tadinya dua hari yaitu Sabtu (5/6) dan Minggu (6/6), maka ada perpanjangan lagi, maka minggu depan akan berlangsung lima hari, terhitung mulai 14-20 Juni 2021”, – kata dalam Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus yang juga Bupati Kudus Hartopo di Kudus, Minggu.

Ia berharap masyarakat yang tidak berkepentingan mengimbau agar tidak kemana-mana, hanya berdiam diri di rumah untuk menghindari keramaian dan menjaga diri dari penyakit akibat virus corona, khususnya virus corona varian baru.

Undangan untuk tinggal di rumah selama lima hari tersebut tertuang dalam Surat Edaran No. 360/1323/04.03/2021 tentang imbauan untuk di rumah saja mulai Senin sampai Minggu, 14-20 Juni 2021, dalam rangka pengendalian penyebaran virus corona. COVID-19 di Kudus.

Meski sudah ada surat edaran, pihaknya tidak akan menutup sektor ekonomi di Kabupaten Kudus seperti pasar, pabrik, dan supermarket.

“Tentu ada keterbatasan baik dari segi tenaga maupun karakteristik teknis lainnya. Harus ada juga kelompok kerja di pasar, supermarket dan pabrik, ”katanya.

Sementara itu, penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat mikro juga akan diperketat melalui kerjasama dengan program tersebut. Tonggo

Pihak-pihak yang terlibat dalam pemantauan pelaksanaan undangan lima hari di rumah mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, camat, desa/kelurahan, Gugus Tugas Percepatan COVID-19, Satgas Jogo Tonggo, Desa dan RT/ RW.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kudus akan berkoordinasi dengan TNI, Polri, camat, kelurahan, dusun dan Satgas Jogo Tonggo untuk melakukan rapid tes antigen secara acak bagi warga yang tidak mematuhi anjuran untuk tinggal di rumah. Jika ditemukan warga yang hasil rapid test-nya positif atau positif, akan diisolasi di fasilitas isolasi COVID-19 yang telah ditentukan.

Artikel sebelumya4.836 pasien COVID dirawat di RS Wisma Atlet Kemayoran
Artikel berikutnyaNelayan kecoa yang hilang ditemukan tewas oleh Basarnas