Beranda Warganet Pemkab Banyum Terima Bantuan Pengiriman Peti Mati untuk Korban COVID-19

Pemkab Banyum Terima Bantuan Pengiriman Peti Mati untuk Korban COVID-19

Kita harus saling menguatkan di tengah wabah COVID-19

Purwokerto (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah telah menerima 142 peti mati untuk pemakaman korban COVID-19 yang meninggal di rumah sakit atau saat melakukan isolasi mandiri di rumah.

Bantuan peti mati yang berasal dari dunia usaha, yayasan dan perorangan tersebut diserahkan secara simbolis oleh para donatur kepada Wakil Bupati Banyumas Sadevo Tri Lastiono di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis.

142 peti mati berasal dari Yayasan Al Irsiad Purwokerto sebanyak 50 unit, Komisioner Real Estate Indonesia (REI) Banumas Raya sebanyak 40 unit, Pengembang Perumahan Griya Satria sebanyak 20 unit, Rotary Purwokerto sebanyak 12 unit, Amil Badan Zakat Nasional (Baznas). Kabupaten Banyumas – sebanyak 10 unit, dan keluarga Bani Abu Bakar Sidiq Patikraja – sebanyak 10 unit.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Banyumas Sadevo Tri Lastiono mengatakan, di masa darurat kesehatan akibat pandemi COVID-19, perlu terjalin gotong royong antar seluruh elemen untuk membantu keluarga yang kehilangan sanak saudara akibat infeksi virus corona.

Oleh karena itu, ia memuji bantuan yang diberikan dari berbagai kalangan kepada pemerintah Kabupaten Banyumas atau langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak COVID-19 berupa bantuan alat kesehatan, paket sembako, makanan siap saji dan lain sebagainya.

Selain itu, Wakil Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banyumas sengaja meningkatkan bantuan pengadaan peti mati bagi pasien COVID-19 yang meninggal.

Sebab, sejumlah rumah sakit kewalahan dengan pasokan peti mati karena terlalu banyak pasien COVID-19 yang meninggal, katanya.

“Pebisnis, developer, yayasan, dan individu bekerja sama karena urgent, jadi tidak perlu dikumpulkan, langsung didistribusikan. Kita harus saling menguatkan di tengah wabah COVID-19, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bahu membahu.Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Banyumas mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan, saya semoga ini bisa bermanfaat bagi orang yang membutuhkan.” ,- ujarnya.

Nugroho Adi Wibowo, Juru Bicara Keluarga Bani Abu Bakar Sidiq, mengatakan telah direlokasi dan merespons peningkatan kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Banyumas.

Oleh karena itu, menurut dia, keluarga Bani Abu Bakar Sidiq bermusyawarah dan sepakat memberikan bantuan berupa 10 peti mati.

“Menanggapi bencana COVID-19, kami membantu peti mati membantu keluarga yang membutuhkan. Mudah-mudahan ini akan mendorong berbagai pihak untuk saling membantu,” ujarnya.

Artikel sebelumya550 tempat tidur untuk pasien COVID-19 siap di Banjarmasin
Artikel berikutnyaMenteri Sumber Daya Manusia menjelaskan sejumlah peluang bagi perusahaan selama periode PPCM.