Beranda Warganet Pemkot membutuhkan sertifikat vaksin COVID-19 bagi warga yang hendak bepergian ke Sabang.

Pemkot membutuhkan sertifikat vaksin COVID-19 bagi warga yang hendak bepergian ke Sabang.

Banda Aceh (ANTARA) – Pemerintah Kota Sabang menyatakan masyarakat yang melakukan perjalanan dari Banda Aceh ke Sabang atau sebaliknya harus memiliki sertifikat vaksinasi COVID-19 atau antigen smear negatif sebelum membeli tiket feri.

Wali Kota Sabang Nazaruddin, Kamis, mengatakan kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 440/4709 tentang Persyaratan Pemudik dari dan ke Kota Sabang Selasa (14/7) lalu, yang ditandatangani langsung.

“Ada beberapa titik dalam surat edaran yang harus diperhatikan warga Sabang dan pendatang,” kata Nazaruddin di Kota Sabang.

Dalam surat edaran tersebut, jelasnya, pemudik dari dan ke Sabang harus menunjukkan sertifikat vaksin tahap pertama atau kedua. Namun, jika Anda belum divaksinasi, Anda harus menunjukkan sertifikat BTA negatif dalam waktu 2×24 jam.

Wisatawan yang secara medis tidak memenuhi syarat untuk vaksinasi kemudian dapat menunjukkan sertifikat medis alih-alih sertifikat vaksin. Selain itu, pihaknya juga akan sesekali melakukan antigen smear pada wisatawan.

Menurut Nazaruddin, kebijakan baru Pemkot Sabang ini sebagai respon atas berkembangnya pembatasan kegiatan PPKM Tingkat IV yang saat ini beroperasi di kawasan Banda Aceh, di pintu masuk Sabang.

“Dan semua persyaratan tersebut berlaku mulai 14 Juli 2021 dan akan berakhir jika pemerintah menghapuskan PPKM mikro tingkat 4 di Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Sebelum keluarnya kebijakan tersebut, ia juga menggelar rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Sabang dan Forum Penghubung Pemerintah Daerah (Forkopimda) Sabang untuk memantau kasus baru dan penyebaran virus corona di Pulau We.

“Saya berharap penerapan aturan ini dapat mencegah penyebaran COVID-19,” ujarnya.

“Saya mengajak kita semua untuk divaksinasi dan tidak terpengaruh oleh rumor atau berita bohong tentang vaksin COVID-19 karena untuk kepentingan bersama dan juga untuk upaya kita mengakhiri pandemi ini secepatnya,” ujarnya. kata lagi.

Artikel sebelumyaVarian Delta Kasus COVID-19 Terdeteksi di Bali, Dinkes melaporkan
Artikel berikutnyaMuhammadiyah tekankan lagi pemerintah harus memenuhi kebutuhan oksigen