Beranda Hukum Pengadilan Distrik Chianzhur Menangguhkan Persidangan yang Dimulai Minggu Depan

Pengadilan Distrik Chianzhur Menangguhkan Persidangan yang Dimulai Minggu Depan

Kami akan menghentikan semua pekerjaan percobaan dari 28 Juni hingga 2 Juli.

Cianjur (ANTARA) – Pengadilan Negeri Cianjur, Jawa Barat, menghentikan sementara semua gugatan mulai pekan depan karena 10 pegawainya terpapar COVID-19 dari tes cepat dan swab.

“Kami akan mengakhiri semua tuntutan hukum mulai 28 Juni hingga 2 Juli sebagai upaya untuk memutus mata rantai virus berbahaya karena 10 karyawan dinyatakan positif COVID-19,” kata Taufan Rahmadi, ketua Pengadilan Negeri Qianjur. di Cianjur Rabu.

Ia menjelaskan, hingga Jumat (25/6) pihaknya tetap melakukan sidang, namun hanya pertimbangan putusan dan gugatan, sedangkan sidang dengan agenda lain, termasuk kehadiran saksi, dihentikan hingga dua pekan kemudian.

“Hingga hari Jumat, masih ada beberapa sidang putusan dan tuntutan, dan sidang lagi dengan saksi akan berlangsung dalam seminggu,” katanya.

Bagian Humas PN Tsianjur Donova Akbar mengatakan sepuluh pegawai terpapar setelah dua orang mengeluhkan mengalami gejala COVID-19, sehingga pihaknya melakukan rapid test dan mengambil swab dari seluruh pegawai.

“Semua tes ekspres dan apusan dilakukan, termasuk hakim. Namun, hanya 10 karyawan yang teridentifikasi. Untuk memutus mata rantai penularan, kami akan menghentikan semua kegiatan di Pengadilan Negeri Chandzhur selama satu minggu,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa persidangan akan kembali normal dalam seminggu, dengan semua kegiatan dihentikan untuk memutuskan mata rantai proliferasi. “Kami akan menjalani sidang lagi pada 5 Juli,” katanya.

Artikel sebelumyaTiga langkah untuk memulai "gaya hidup ramah lingkungan" Agni Pratishtha
Artikel berikutnyaPakar hukum: Perlu dihilangkan kata-kata pasal tentang santet dari RUU KUHP.