Beranda Hukum Pengaduan Masyarakat Riset Polisi Terkait Pinjaman Ilegal

Pengaduan Masyarakat Riset Polisi Terkait Pinjaman Ilegal

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Direktorat Reserse Kriminal Polri saat ini sedang mengkaji pengaduan masyarakat yang diajukan melalui jalur aduan pinjaman. on line (Pinzhol) secara ilegal dibentuk oleh Mabes Polri.

“Sudah banyak pengaduan dan sekarang sedang diselidiki dulu,” kata Brigjen Helmi Santika, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Polri, setelah menerima konfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Helmi tidak menyebutkan berapa banyak aduan masyarakat yang diterima atau diterima pihaknya melalui layanan aduan pingeol ilegal.

Namun, dia memastikan bahwa pesan publik yang sampai ke saluran pengaduan pinjaman ilegal di markas polisi ditanggapi.

Helmi juga mendukung dibukanya saluran pengaduan peminjaman uang ilegal dari sejumlah pihak, seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

“Ini sebagai bentuk kepedulian agar masyarakat lebih mudah mengadukan masalahnya,” kata Helmi.

Dittipidexus Barescrim Polry membuka contact point pengaduan terkait pinjaman ilegal pada Senin (25/10).

Brigjen Rusdi Hartono, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, mengatakan saluran pengaduan tersedia di pesan instan Whatsapp dan di media sosial Instagram.

“Mengacu pada pinjaman ilegal ini, polisi terbuka saluran panas Nomor WA 081210019202″,- kata Rusdi.

Selain melalui nomor WA, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduannya melalui jejaring sosial Instagram @Satgas_pinjol_illegal.

Rusdy mengatakan pengaduan masyarakat yang diterima melalui nomor hotline WA dan Instagram akan ditelaah oleh penyidik ​​Polri untuk menindak peminjam ilegal yang telah melakukan tindak pidana berupa ancaman, intimidasi, atau pesan asusila.

“Tentunya, setelah masyarakat melapor, pelaku akan ditindak. Ini yang dilakukan penyidik ​​Polri,” kata Rusdi.

Seperti Helmi, Rusdi juga menyambut baik pihak-pihak yang membuka layanan aduan pinjaman ilegal. Ini memberi masyarakat lebih banyak kesempatan untuk mengeluh tentang masalah mereka.

“Jelas, semua pengaduan ini akan mengarah ke polisi, terutama terkait tindak pidananya,” kata Rusdi.

Artikel sebelumyaLaNialla: Konstitusi Berdayakan Capres Non-Partai
Artikel berikutnyaHeather Lois Mack mengusulkan larangan seumur hidup