Beranda News Pengurus DPP: AHY Tunjuk Emil Dardak Jadi Ketua DPP Jatim

Pengurus DPP: AHY Tunjuk Emil Dardak Jadi Ketua DPP Jatim

Surabaya (ANTARA). Pimpinan Partai Demokrat mengatakan Ketua Umum Agus Harimurthy Yudhoyono (AHY) telah menunjuk Emil Elestianto Dardak sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Jawa Timur.

“Iya Pak Emil Dardak sudah diangkat menjadi ketua,” kata Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Herman Haeron saat dikonfirmasi wartawan dari Surabaya, Rabu malam.

Seorang anggota DPR RI juga membenarkan bahwa Emil Dardak telah menyelesaikan penandatanganan protokoler penetapan di Jakarta.

Selain itu, menurut dia, Emil Dardak yang juga Wakil Gubernur Jatim diberi waktu 14 hari untuk menata kepengurusan.

“Nanti setelah dewan terbentuk, akan dikeluarkan surat keputusan,” katanya.

Sementara itu, saat dihubungi, Emil Dardak membenarkan dirinya telah ditunjuk sebagai orang nomor satu di Partai Demokrat Jawa Timur.

“Ya aku melihat. Terima kasih dan mohon restunya,” kata suami Arumi Bakhsin.

Sebelumnya, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat VI Jatim digelar pada 20 Januari 2022 di Surabaya, dan diusulkan dua calon sebagai hasil DPP.

Masing-masing nama adalah Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Baiu Airlangga.

Sebelum pembubaran Musda diumumkan, Emil Dardak adalah Pj Ketua Umum Partai Demokrat Jawa Timur dan Bayou Airlangga sebagai Pj Sekretaris.

Usai musd, keduanya lolos uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon presiden Tim 3, yakni Ketua Umum AHY, Sekjen Teuku Rafli Harsia dan Ketua Organisasi Pemenangan BPOKK Herman Haeron. .

Beberapa waktu lalu, Ketua Umum AHY, saat safari politik di Jatim, meminta para kepala daerah dan cabang, serta kader di Jatim, untuk mendukung nama yang diusung DPP.

Putra tertua Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan siapa pun yang terpilih adalah kader terbaik untuk memimpin Partai Demokrat di Jawa Timur selama lima tahun ke depan.

Artikel sebelumyaPemuda Adat Papua: Penembakan KKB di Kawasan Beoga Pelanggaran HAM
Artikel berikutnyaPKC siap untuk gugatan pra-persidangan Annas Maamoun