Beranda Hukum Polda Jambi Buka Pos Pengaduan Kenaikan Harga Obat dan Oksigen

Polda Jambi Buka Pos Pengaduan Kenaikan Harga Obat dan Oksigen

Jangan sampai ada yang memanfaatkan bencana pandemi ini

Jambi (ANTARA) – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi membuka hotline pengaduan obat dan tabung oksigen COVID-19 kepada masyarakat untuk mengantisipasi penumpukan dan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk keduanya. … barang.

“Ketika masyarakat melaporkan hotline tersebut, kami akan melakukan penyelidikan dan segera melakukan pengecekan di tempat kejadian atau lokasi (TKP) untuk mendapatkan laporan,” kata Subdit I Indagsi Ditreskrimsus AKP Dhagdhag Anindito Polda Jambi di Jambi. Jumat.

Masyarakat yang tidak senang dengan tindakan apotik atau distributor yang memanfaatkan situasi pandemi dapat melaporkannya ke Polda Jambi di 0812-815-5188, dan jika nanti masyarakat melaporkan di hotline akan kami investigasi dan segera “periksa laporannya”, – katanya.

Diharapkan melalui layanan hotline Ditreskrimsus ini, Polda Jambi ingin masyarakat aman dan dapat menerima obat-obatan atau tabung oksigen sesuai kebutuhan akibat penyebaran COVID-19 saat ini.

“Beri tahu kami jika menemukan pelanggaran agar tidak ada yang memanfaatkan bencana pandemi ini,” kata Dhadhag.

Berdasarkan surat edaran Ditjen Polri, ada sebelas jenis obat COVID-19 yang perlu diawasi peredarannya di sejumlah apotek dan apotek.

Berikut adalah harga eceran tertinggi (HET) untuk obat-obatan ini: Papipyrapir 200 mg per tablet seharga Rs 22.500, remdesivir 100 mg untuk injeksi per botol Rs 510.000, oseltamivir 75 mg per kapsul seharga Rs 26.000, imunoglobulin intravena 5 persen, infus 50 ml per botol seharga Rp 3.262.300.

Lalu, infus intravena imunoglobulin 10 persen, 50 ml per botol seharga Rp 6.174.900, infus intravena imunoglobulin 10 persen, 25 ml per botol seharga Rp 3.965.000, ivermectin 12 mg tablet per tablet Rp 7.500, tocilizumab A 400 mg/20 ml infus seharga Rp 5.710.600 per botol. Infus tocilizumab 80 mg / 4 ml per vial seharga Rs 1162.200, azitromisin 500 mg per tablet seharga Rs 1700 dan infus azitromisin 500 mg per vial seharga Rs 95.400.

Artikel sebelumyaPemuda Papua sangat tertarik untuk menjadi calon prajurit TNI.
Artikel berikutnyaPasar dan Alun-Alun Rangkasbitung ditutup untuk menghindari keramaian.