Beranda Hukum Polda Kalsel mengatakan 100 gram sabu-sabu dikemas dalam jajanan.

Polda Kalsel mengatakan 100 gram sabu-sabu dikemas dalam jajanan.

Kami masih mengembangkan jaringan yang mencurigakan sehingga dapat digunakan untuk menemukan kota.

Banjarmasin (ANTARA) – Kepolisian Daerah Kalsel (Polda Kalsel) telah mengidentifikasi 100 gram sabu yang beredar dalam jajanan untuk mengelabui petugas.

“Jadi tersangka A.R. (35) membuang jajanan plastik berisi tiga bungkus sabu seberat 100,58 gram saat mengetahui adanya petugas yang hendak menangkapnya,” kata Kasubbag I Direktorat Narkotika Selatan. Polda Kalimantan AKBP Meilki Bharata, Banjarmasin, Selasa.

Menyusul penangkapan di Jalan Khandil Tiga, Kecamatan Kertak Kanyayar, Kabupaten Banjar, polisi menggerebek rumah tersangka di dekat lokasi kejadian.

Hasilnya, ditemukan tiga paket sabu lagi seberat 4,83 gram. Dengan demikian, enam paket seberat 105,41 gram disita.

Mailkey mengaku, tersangka sudah lama menjadi sasaran operasi, karena menurut informasi publik, dia adalah pengedar narkoba.

Kelompok Opsnal Sub Bagian 1 Bareskrim Polda Kalsel memantau gerak-gerik pria yang bekerja sebagai buruh harian itu hingga akhirnya ditangkap dalam kasus jual beli sabu.

Tersangka saat ini ditahan dan dijerat dengan pasal (2) pasal 114, tambahan pasal (2) pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba.

“Kami masih membangun jaringan tersangka yang bisa mengungkap kota di atasnya,” kata Meilky atas nama Combes Paul Tri Vahyudi, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel.

Artikel sebelumyaKota Bogor Perluas Aplikasi Mobil Ganjil Genap untuk Kendaraan Bermotor
Artikel berikutnyaKapolda NTT berharap tokoh agama bisa membantu masyarakat memahami apa yang terjadi.