Beranda Hukum Polda Kepri tangkap pengedar kuat narkoba tanpa izin

Polda Kepri tangkap pengedar kuat narkoba tanpa izin

Produk-produk ini tidak memiliki izin untuk diedarkan, sehingga akan berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat.

Tanjungpinang (ANTARA) – Kelompok Opsnal Subdivisi 3 Departemen Narkotika (Kepri) Polda Riau menangkap seorang pria berinisial A (52 tahun) atas tuduhan menjual atau mengedarkan obat keras kepada pria dewasa berupa kopi. tas tanpa izin.

“Penangkapan ini dilakukan karena barang tersebut tidak memiliki izin edar, sehingga akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat,” kata Direktur Anti Narkoba Polda Riau Paul Muji Supriadi, Rabu.

Mooji menjelaskan, penangkapan pelaku A dilakukan di pinggiran Jalan Newtown di Lubuk Baja, Batam, sekitar pukul 21.30 waktu Moskow, Senin (4/10).

Menurut dia, 1007 sachet obat mujarab yang disita dari tangan penjahat, antara lain 23 sachet kopi Al-Ambiak Stage, 19 sachet kopi Gali-gali, 24 sachet Gali-Gal Japsul, 225 sachet Dig-gali. bedak, 49 sachet urat madu, bedak, 50 sachet kapsul madu, 13 sachet kapsul madu urat hitam, 14 sachet kapsul urat kuda dan 17 sachet kayu lanang.

Kemudian 94 Lanang Sejati, 19+ Malboro Black, 3 Machoman, 1 Chang San, 43 Big Pen’s, 50 Africa Black Ant, 2 Tangkur Strong, 2 Red Bull, 49 Fly Kuchongfen, 40 Samson, 40 paket Golden Bird, 11 paket Greeng Jos , 70 paket King of Egypt dan 150 paket Wijaya Kusuma.

Menurut dia, tersangka melanggar Pasal 196 jo Pasal 197 jo Pasal 199 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan jo Pasal 106 jo Pasal 113 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

“Tersangka saat ini ditahan oleh Badan Narkotika Polda Kepri beserta barang buktinya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Mooji.

Artikel sebelumyaTerkait Narkoba, lima ASN Kemenkumham Sulteng dipecat
Artikel berikutnyaGubernur berharap Lantamal segera dibangun di Aceh.