Beranda Hukum Polda Sumut Dirikan 121 Pospam Natal

Polda Sumut Dirikan 121 Pospam Natal

Kami juga telah mendirikan 32 desa, termasuk 102 pos pemeriksaan.

Medan (ANTARA) – Polda Sumut (Sumatera Utara) (Polda) akan segera mendirikan 121 posko terpadu (spam) di sejumlah lokasi di Sumut dalam penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 3 Natal 2021. . dan Tahun Baru 2022.

“Pospam terpadu akan tercipta dengan penguatan staf gabungan TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, Direktorat Kesehatan menjadi 11.456 pegawai,” kata Kabag Humas Polda Sumut Combes Paul. Hadi Vahyudi, di Medan, Jumat.

Hadi mengatakan selain Pospam, Polda Sumut dan jajaran kepolisian juga telah mendirikan pos pelayanan (Posyan).

“Kami juga memasang 32 desa, termasuk 102 pos pemeriksaan,” katanya.

Dikatakannya, nantinya personel gabungan tersebut akan diterjunkan di Pospam dan Posyan serta didistribusikan ke lokasi-lokasi wisata. “Juga akan didistribusikan ke destinasi wisata, tempat hiburan, pusat perbelanjaan dan mal,” ujarnya lagi.

Hadi menjelaskan, petugas yang berada di Pospam akan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor.

“Kami akan menyiapkan Q barcode untuk setiap pesan yang akan di scan melalui aplikasi PeduliLindung. Anda akan mengetahui apakah Anda telah divaksinasi terhadap COVID-19 atau telah divaksinasi. Jika Anda telah divaksinasi tanpa reaksi, Anda diperbolehkan berjalan “Terdekat. Jadi masyarakat harus mengisi Aplikasi Pelayanan Kesehatan,” ujarnya lagi.

Kasubag Humas Polda Sumut mengatakan, seluruh Indonesia akan menerapkan PPKM Level 3, semua aturan yang diatur dalam Kemendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Tata Tertib Natal dan Tahun Baru akan diberlakukan secara tegas mengingat Sumatera Utara masih terkena dampak pandemi COVID-19.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mudik saat perayaan Natal dan Tahun Baru, dan hal ini disampaikan oleh Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Provinsi Sumut.

Artikel sebelumyaPolres Bogor sedang memeriksa kepala desa di Chigombong untuk jual beli tanah garapan.
Artikel berikutnyaKejaksaan Agung membentuk tim penyidik ​​pelanggaran HAM berat di Paniai Papua.