Beranda Hukum Polisi Bali mengevakuasi kerangka seorang warga negara Spanyol, diduga selama 6 tahun

Polisi Bali mengevakuasi kerangka seorang warga negara Spanyol, diduga selama 6 tahun

orang pertama yang menemukannya adalah anak angkat korban

Denpasar (ANTARA). Polres Denpasar dan Polsek Kuta Selatan telah mengevakuasi dari Spanyol kerangka Mario L. Lobi Esteban yang diyakini telah meninggal 6 tahun lalu.

“Dari keterangan tetangga, sudah enam tahun sejak dia melihat korban, dia mengira dia kembali ke negaranya. Korban ditemukan dengan hanya tulang-belulang yang tersisa di kamar yang terkunci dari dalam,” kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol. Saya Ketut Sugiarta Yoga setelah dikonfirmasi di Denpasar, Bali pada Senin malam.
Dia mengatakan bahwa ketika dia tiba di tempat kejadian, polisi menemukan sisa-sisa tubuh dengan tulang tergeletak telentang di tempat tidur, dikelilingi oleh langit-langit yang rusak dan koran bekas.

Setelah dievakuasi, kerangka korban langsung dibawa ke RSUP Sangla Denpasar untuk diproses lebih lanjut. Ia mengatakan, laporan penemuan kerangka manusia itu diterima pada Minggu, 14 Maret 2022 sekitar pukul 09.30 WITA.
“Anak angkat korban, bernama Anang Firdaus, menemukannya lebih dulu. Saat itu anak angkat korban mau mendatangi korban karena mimpi korban minta tolong,” ujarnya.
Dengan tanda tertidur, anak angkat korban langsung mendatangi TKP dan menemukan pagar rumah korban terkunci.
Selain itu, pintu rumah menuju kamar juga terkunci, sehingga korban berinisiatif masuk melalui jendela. Merasa curiga karena pintu kamar korban tertutup, anak angkat korban langsung mendobrak pintu kamar dan menemukan kerangka di atas ranjang.

Setelah itu, anak angkat korban meminta bantuan warga sekitar untuk menghubungi lurah setempat dan polisi.
Sementara itu, tetangga korban, Made Carta, mengaku mengira korban sudah kembali ke negaranya. Selain itu, tetangga korban ini juga sudah hampir 6 tahun tidak melihat korban.
“Warga sekitar berasumsi bahwa korban akan kembali ke negaranya karena setiap tahun korban diharuskan kembali ke negaranya untuk memperpanjang masa berlaku visa,” kata Kapolsek.

Artikel sebelumyaGempa berkekuatan 5,4 SR kembali mengguncang Nias Selatan.
Artikel berikutnyaPresiden Jokowi camping menikmati malam di IKN