Beranda Hukum Polisi melikuidasi produksi senjata improvisasi di Vostochny OKU

Polisi melikuidasi produksi senjata improvisasi di Vostochny OKU

Martapura (ANTARA) – Anggota Satuan Reserse Kriminal Reserse Kriminal Reserse Kriminal (Reskrim) Ohan Timur Polsek Ulu (OKU) Sumsel, Sumatera Selatan, membongkar industri senjata api rakitan di Desa Umbul Sari, Desa Munchak Kabau, Kabupaten Buyai , pemimpin raja-raja.

“Penemuan industri ‘dalam negeri’ ini setelah penggerebekan dilakukan oleh anggota yang dipimpin oleh Kepala Bareskrim Polres OKU Bagian Timur, AKP Apromico pada Kamis (7/10) sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Kapolsek OKU Timur, AKBP Dalizon didampingi Kabag Humas Iptu Edi Arianto di Martapur, Minggu.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tersangka pembuat senjata api rakitan (senpi) berinisial RY (37), warga Desa Munchak Kabau, Kecamatan Buay Pemuk Bangsa Raja, OKU Timur.

Pelaku ditangkap saat menggunakan sabu di rumahnya bersama dua rekannya, RH (25) dan FT, warga Desa Kalitawar, Kecamatan Buyai Bahuga, Kabupaten Wei Kanan, Provinsi Lampung, sebagai pemilik narkoba.

“Saat penggerebekan, tersangka RY dan rekan-rekannya RH dan FT sedang menghisap sabu-sabu,” katanya.

Dari tangan tersangka R.Ya., polisi mendapatkan barang bukti berupa alat gerinda, bor dua buah, kikir, rol dengan colokan kabel, kompresor las, catok, plat besi pembentuk “toko ” dan besi tua. kereta api.

Polisi kemudian juga menyita enam buah besi berupa “majalah”, satu besi bundar untuk digunakan sebagai silinder senjata api rakitan, satu ujung laras pistol FN, satu pistol FN dengan gagang kayu berwarna cokelat. , satu senjata api lengkap dengan pegangan revolver. kayu coklat dengan empat putaran Pin 38mm, seri senjata api tipe FN dengan Majalah dan satu tong beserta gagang kayu berwarna cokelat sebagai barang bukti lainnya.

Selain itu, petugas juga mendapatkan barang bukti narkoba berupa enam paket sabu dengan berat total 1,23 gram, termasuk satu timbangan, satu sekop plastik, dan dua korek api gas.

“Saat ini, tiga tersangka dan barang bukti telah dikumpulkan di Polsek Timur CMO untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Artikel sebelumyaKontrol pergerakan ibu kota negara dengan hukum
Artikel berikutnyaBNPT siap memenjarakan mereka yang tidak percaya radikalisme terorisme