Beranda Hukum Polisi memblokir lalu lintas di Jakarta saat PPKM diterapkan

Polisi memblokir lalu lintas di Jakarta saat PPKM diterapkan

Jakarta (ANTARA) – Polisi memblokir arus lalu lintas di sebagian wilayah DKI Jakarta dalam rangka penerapan Pembatasan Kegiatan Umum (PPKM) Tingkat 4.

Di Jakarta pada Selasa malam, petugas polisi melakukan isolasi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, menurut pantauan Twitter TMC Polda Metro Jaya.

Satlantas Polres Jakarta Timur mengisolasi posko PPKM Panasonic, Jalan Raya Bogor, untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Tak hanya itu, Polres Tol Jakarta Selatan juga telah mengisolasi posko PPKM di Tapal Kuda Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2021 tanggal 25 Juli 2021, daerah-daerah pelaksana PPKM tingkat 4 meliputi, pertama, Provinsi DKI Jakarta Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan , Jakarta Utara dan Pusat Kota Jakarta).

Kedua, Provinsi Banten di Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Chilegon.

Ketiga, Provinsi Jawa Barat, terdiri atas Kabupaten Purvakarta, Karawang, Bekasi, Sumedang, Bogor, Bandung Barat, Bandung, Sukabumi, Depok, Cirebon, Chimakhi, Bogor, Bekasi, Bandjar, Bandung, Tasikmalaya.

Keempat, Provinsi Jawa Tengah di Japara, Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Klaten, Kebumen, Banyumas, Vonosobo, Wonogiri, Temanggung, Tegal, Sragen, Semarang, Purvorejo, Kendal, Karanganyar, Demak, Lalu, Kota Batarnag, Batangara Tegal, Surakarta, Semarang, Salatiga, Magelang dan Pekalongan

Kelima, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di wilayah Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta.

Ketujuh, Provinsi Jawa Timur dilaksanakan di Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Gresik, Tuban, Trengalek, Ponorogo, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Maghetan, Lumajang, Jombang, Jember, Banhyuvango gorodo, Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, Malang, Madiun, Kediri, Blitar, Batu, Probolinggo, Pasuruan.

Kedelapan, Provinsi Bali di Kabupaten Badung, Gyaniar, Klungkung, Tabanan, Buleleng dan Denpasar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat 4 untuk periode 3-9 Agustus 2021.

“Dengan mempertimbangkan beberapa case rate pada pekan ini, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan PPKM level 4 mulai 3 hingga 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten dan kota, menyesuaikan mekanisme aktivitas dan mobilitas publik agar sesuai dengan kondisi masing-masing daerah,” kata Presiden. dikatakan. Djokovi dalam keterangannya yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8).

Sebelumnya, pemerintah menerapkan PPKM Darurat mulai 3 hingga 25 Juli 2021, kemudian PPKM tingkat 1-4 dilaksanakan mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

“PPKM Level 4 yang diperkenalkan kemarin dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, membawa peningkatan secara nasional dari sebelumnya baik dalam konfirmasi kasus harian dan angka kasus aktif, angka kesembuhan dan tingkat BOR (Bed Occupancy Ratio). pesan mengatakan. Presiden.

Presiden Jokovi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas pengertian dan dukungannya terhadap pelaksanaan PPKM.

Artikel sebelumyaAnggota DPR RI minta masyarakat memantau vaksinasi ulang
Artikel berikutnyaGempa berkekuatan 3,3 SR mengguncang Alor