Beranda Hukum Polisi Sebut Pemisahan Di Kabupaten Bandung Akan Dilaksanakan Hanya Pada Akhir Pekan

Polisi Sebut Pemisahan Di Kabupaten Bandung Akan Dilaksanakan Hanya Pada Akhir Pekan

Bandung (ANTARA) – Satuan Perhubungan (Satlantas) Polrestabes Bandung, Jawa Barat, menyatakan blokade yang dilakukan di sejumlah lokasi di Kabupaten Bandung hanya dilakukan pada akhir pekan.

Kepala Satlantas Polresta Bandung Kompol Eric Bangun Prakasa mengatakan, pemblokiran dilakukan di pintu keluar pintu tol Soreang dan pintu tol Tsileuni. Sedangkan, kata dia, blokade dilakukan pada akhir pekan saat Kabupaten Bandung masih berada di zona merah.

“Jadi sekarang baru Jumat – Minggu saja, sedangkan zona merah masih berlanjut,” kata Eric, Rabu di Bandung, Jawa Barat.

Pada akhir pekan pertama pasca blokade, Brigade Satlantas Polrestabes Bandung menjungkirbalikkan 99 kendaraan dari luar Bandung Raya.

Selain itu, uji acak antigen COVID-19 pada pengemudi dan penumpang angkutan umum juga dilakukan di posko isolasi. Hasilnya, 13 orang dinyatakan reaktif COVID-19.

Eric mengatakan, pada hari biasa, Senin hingga Kamis, pihaknya tidak melakukan pembagian. Namun, polisi membatasi mobilitas dengan menutup jalan yang bisa menyebabkan kemacetan.

“Kami juga menutup jalan di Jalur Protokol di depan Alun-alun Kabupaten Bandung agar masyarakat tidak berkumpul di alun-alun,” kata Eric.

Sejauh ini, Kabupaten Bandung telah ditetapkan sebagai zona merah pada tingkat peringatan COVID-19. Selain Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat juga masuk dalam status zona merah.

Alhasil, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan kawasan Bandung Raya berada dalam kondisi mengkhawatirkan 1. Sebab dua wilayah besar masuk dalam Zona Merah.

Artikel sebelumyaDisumpah, Ibnu Arifin Sigap Tangani COVID-19
Artikel berikutnyaDrama Cina malam ini "Jatuh ke dalam senyummu" di siaran WeTV