Beranda Hukum Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba COVID-19 Untuk HET Di Sumatera Utara

Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba COVID-19 Untuk HET Di Sumatera Utara

Medan (ANTARA) – Polisi menangkap dua orang penjual obat untuk merawat pasien COVID-19 dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat menggerebek apotek di Delhi Serdang Regensi, Sumatera Utara. .

“Kedua pelaku yang ditangkap adalah pemilik dan pegawai apotek berinisial RB dan LN,” kata Bareskrim Polres Delhi Serdang Kompol M Firdaus saat dihubungi dari Medan, Kamis.
Ia mengatakan, razia tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa apotek tersebut menjual obat-obatan dengan harga tinggi.
Berdasarkan laporan tersebut, petugas polisi menyelidiki dan menggeledah apotek.

Akibatnya, terungkap bahwa apotek menjual azitromisin dihidrat 500 mg dengan harga Rs 80.000, dibandingkan dengan Rs 17.000 berdasarkan peraturan Kementerian Kesehatan.
“Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku menjual narkoba dengan harga tinggi untuk tujuan mencari keuntungan,” katanya.
Polisi kemudian membawa kedua pelaku ke Mapolres Delhi Serdang untuk diadili lebih lanjut.
“Ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp2 miliar dan/atau Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan Orang, yang diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak. dari Rp.

Artikel sebelumyaMahfoud: Pengesahan UU Otsus Papua untuk Kepentingan Rakyat Papua
Artikel berikutnyaPutusan pengadilan Edhi tentang suap untuk ekspor benih masih tertunda inkracht