Beranda Warganet PPKM level 3, Batam tidak membuka sekolah fulltime

PPKM level 3, Batam tidak membuka sekolah fulltime

Batam (ANTARA) – Pemerintah Kota Batam di Kepulauan Riau belum mengizinkan siswa bersekolah secara tatap muka, meski tingkat penularan COVID-19 terus menurun dan kini memiliki PPKM level 3.

“Meskipun aturan mengizinkan sekolah penuh waktu, kami belum memutuskan kebijakan kami di daerah,” kata Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Selasa di Batam.

Sesuai instruksi Mendagri, Batam menerapkan PPKM Level 3. Peraturan ini memungkinkan pengajaran dan pembelajaran penuh waktu.

Amsakar mengatakan pemerintah kota Batam sengaja mengambil kebijakan penundaan pendidikan dan pelatihan purnawaktu sebagai upaya pemerintah melindungi anak-anak dari tertular COVID-19, dan jumlah kasus kembali meningkat.

“Kami sudah putuskan sementara vaksinasi siswa tidak akan 100 persen,” ujarnya.

Sejauh ini, 75 persen siswa telah divaksinasi terhadap COVID-19, menurut Departemen Kesehatan.

Amsakar meminta masyarakat memahami kebijakan saat ini untuk kepentingan semua pihak.

“Kami tidak ingin gelombang berikutnya menimbulkan kepanikan. Batam melihat dua wabah COVID_19 dengan grafik yang berkembang pesat, ”katanya.

Sebenarnya, kata dia, mengacu pada perkembangan COVID-19 di Batam, PMKM level 2.

“Kami ingin menekankan bahwa masyarakat dan tokoh, semua pemangku kepentingan bekerja bersama-sama,” katanya.

Penanganan COVID-19 di Batam akan memakan waktu sedikit lebih lama. Saat ini, 50 orang dirawat di rumah sakit dan hanya sekitar 100 yang masih aktif dengan COVID-19.

Penyebaran COVID-19 di beberapa daerah juga menurun. Beberapa di antaranya sudah memiliki zona kuning.

“Kita bisa menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai masyarakat terabaikan, lalai, agar laju distribusi kembali meningkat,” ujarnya *.

Artikel sebelumyaBPBD NTT: semua posko aktif, kena angin kencang
Artikel berikutnyaPakar: Sulit untuk melihat kapan trauma akibat pelecehan dapat sembuh