Beranda News RI Undang Malaysia dan Singapura Latihan Militer Bersama Australia

RI Undang Malaysia dan Singapura Latihan Militer Bersama Australia

Jakarta (ANTARA) – Indonesia mengundang Malaysia dan Singapura untuk mengikuti program latihan militer bersama antara Indonesia dan Australia.

Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Andika Perkasa, memberi tahu Panglima Angkatan Pertahanan Australia, Jenderal Angus Campbell, dalam konferensi video yang diadakan di Jakarta pada hari Senin.

“Saat kita bertemu, kita bisa mendiskusikan latihan dengan negara lain seperti Malaysia dan Singapura. Kalau bisa mengundang dua negara, maka latihan bersama akan lebih menarik,” kata Andika kepada Campbell, dikutip dari akun Youtube Jenderal TNI Andika. Perca, Senin.

Dalam conference call tersebut, Campbell mengakui bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai usulan kerjasama di bidang pelatihan gabungan angkatan bersenjata.

“Kami (Australia) terbuka dengan berbagai proposal, termasuk jika diinginkan, penambahan peserta dari negara lain,” kata Campbell.

Dalam telekonferensi tersebut, Andika dan Campbell berbagi informasi mengenai situasi pandemi COVID-19 di kedua negara.

Campbell mengatakan warga Australia masih mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan jarak sosial untuk mengurangi risiko penyebaran dan penularan COVID-19.

Ia juga menginformasikan kepada Andika bahwa Markas Besar Angkatan Pertahanan Australia terus memberlakukan pembatasan aktivitas fisik, terutama bagi staf yang bekerja di dalam ruangan.

“Kami terus mewajibkan penggunaan masker dan jarak sosial di kantor kami. Faktanya, setengah dari karyawan kami bekerja di kantor, setengahnya (bekerja) di rumah, ”tambahnya.

Kemudian Andika juga mengatakan bahwa jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia masih banyak di pulau Jawa dan Jakarta. Untuk itu, lanjutnya, Indonesia masih meningkatkan upaya untuk memperkenalkan vaksinasi COVID-19.

“Yang kita lakukan sekarang adalah percepatan vaksinasi (COVID-19),” kata Andika.

DARI Resmi di komando TNI, Andika tidak bertemu langsung dengan Angus Campbell.

Campbell terakhir berkunjung ke Indonesia pada 5 November 2021, saat Marsekal TNI (pensiunan) Hadi Tjajanto menjadi Panglima TNI.

Artikel sebelumyaCuaca di kamp kepresidenan akan cerah dalam dua hari ke depan
Artikel berikutnyaPolisi Aceh Timur selidiki ledakan sumur minyak