Beranda News Sebanyak 47 desa di Mukomuko Regensi menyelenggarakan Pilkada secara bersamaan.

Sebanyak 47 desa di Mukomuko Regensi menyelenggarakan Pilkada secara bersamaan.

Kami memiliki rencana untuk tahapan pilkad serentak, namun rencana ini bersifat awal.”

Mukomuko (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengumumkan pada 2021, 47 desa di wilayah itu menggelar pemilihan kepala desa (pilkade) serentak dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.

“Langkah selanjutnya adalah penetapan daftar peserta Pilkades yang terdiri dari 47 desa. Saat ini kami sedang menyusun SK Bupati untuk mengidentifikasi anggota Pilkades,” kata Kepala Desa Mukomuko dan Layanan Dukungan Masyarakat M. Fadli di Mukomuko, Sabtu.

Sebanyak 47 desa berada di beberapa kecamatan di wilayah ini yang sekaligus menjadi tuan rumah Pilkada tahun ini, meningkat dari 46 desa sebelumnya.

Dikatakannya, tahun ini di desa Sibak, wilayah Ipukh, diadakan sidang simul pilkad, karena kepala desa yang terpilih pada sidang simul tahun lalu sudah mengundurkan diri.

Selain itu, pemerintah daerah akan mengeluarkan surat keputusan untuk menetapkan tahapan pilkad serentak di daerah.

Pihaknya telah menjabarkan rencana tahapan pilkades serentak di 47 desa di wilayah tersebut, mulai akhir Mei 2021.

“Rencana pilkad serentak sudah kami susun, namun rencana ini bersifat sementara atau bisa berubah tergantung kondisi dan pengesahan perda ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, rencana tahapan pilkad serentak dimulai dengan persiapan pembentukan panitia pilkad di tingkat desa BPD selama dua hari, yakni 28-29 Mei 2021.

Kemudian, dalam kurun waktu dua bulan yaitu mulai Juni hingga Juli 2021, tahapan pengajuan surat keputusan pengangkatan panitia Pilkades kepada bupati melalui camat, sosialisasi pilkad serentak di masyarakat, perencanaan panitia dan menyampaikan biaya Pilkades kepada bupati melalui camat, menyetujui biaya pemilihan bupati dan pemilih untuk pendaftaran panitia desa.

Selain itu, tahapan pencalonan berlangsung dari saat pendaftaran calon hingga hari kampanye pemilihan, yang dimulai dalam waktu tiga bulan dari Juli hingga awal September 2021.

“Pemungutan suara berlangsung selama satu hari, kemudian penetapan dan persetujuan kepala desa terpilih pada Pilkada serentak selama satu bulan pada September 2021, kemudian pelantikan kepala desa terpilih pada Oktober 2021,” katanya.

Artikel sebelumyaSungai tertutup longsor, rumah Nerad di Tangerang Selatan terendam banjir.
Artikel berikutnyaCalon presiden perseorangan masih sebatas mimpi still