Beranda Warganet Semyon Padang menerima sertifikat industri hijau dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan

Semyon Padang menerima sertifikat industri hijau dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan

ini adalah upaya untuk mencegah emisi dan limbah

Padang (ANTARA) – PT Semyon Padang meraih Sertifikat Industri Hijau dan Penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian yang diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumivang Kartasasmita pada Selasa di Jakarta.

“Ini membuktikan PT Semen Padang telah menerapkan prinsip industri hijau di bidang manufaktur, tata kelola, pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan,” kata Direktur Utama PT Semen Padang, Yosviandri, saat dihubungi dari Padang, Selasa.

Dijelaskannya, untuk mendapatkan sertifikasi industri hijau, PT Semen Padang harus melalui beberapa proses, mulai dari pengajuan sertifikasi, verifikasi dokumen dan persyaratan audit tahap 1, penilaian lapangan atau audit tahap 2, keputusan sertifikat, sertifikat. penerbitan, audit pengawasan dan pembaruan sertifikat.

Sertifikasi industri hijau yang berlaku selama tiga tahun itu pertama kali diperoleh PT Semen Padang tahun ini, yakni untuk pabrik Indarung VI.

“Perusahaan/industri yang telah menerapkan prinsip industri hijau akan menuai banyak keuntungan yaitu efisiensi penggunaan bahan baku, energi dan air, sehingga limbah dan emisi dapat diminimalisir. Proses manufaktur yang lebih efisien juga akan meningkatkan daya saing produk. ,” kata Yosviandri.

Selain Sertifikat Industri Hijau, PT Semen Padang juga mendapatkan Penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian untuk kategori Industri Besar.

Penghargaan Industri Hijau yang diadakan setiap tahun ini diberikan kepada PT Semyon Padang selama dua tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2017 dan 2018.

Penghargaan Industri Hijau, kata Yosviandri, merupakan bentuk insentif non-fiskal bagi perusahaan manufaktur yang telah melakukan upaya signifikan untuk menggunakan sumber daya material, energi, dan air secara efisien.

Program penghargaan ini diberikan kepada perusahaan industri yang terbagi dalam 3 kategori yaitu industri besar, industri menengah dan industri kecil.

Secara terpisah, PT Semen Padang Mustaqim Nasyra, Head of Safety, Health and Environment (SHE), mengatakan industri hijau merupakan industri yang mengutamakan efisiensi dan efektivitas dalam menggunakan sumber daya secara berkelanjutan dalam proses produksinya, sejalan dengan Do Indonesia 4.0. program.

“Industri Hijau merupakan upaya untuk mencegah emisi dan limbah dengan menerapkan sistem industri yang lebih efisien untuk mengubah bahan baku menjadi produk dan limbah menjadi produk sampingan yang lebih bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumivang Kartasasmita dalam sambutannya di acara Anugerah Industri Hijau dan Penyerahan Sertifikat Industri Hijau mengatakan, penganugerahan Program Industri Hijau dan penyerahan Sertifikat Industri Hijau merupakan bentuk apresiasi bagi perusahaan industri. yang telah menerapkan Industri Hijau dan telah menunjukkan komitmen untuk menerapkan Prinsip Industri Hijau Industri Hijau secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kementerian Perindustrian secara rutin menyelenggarakan program penghargaan Industri Hijau yang menggunakan indikator kinerja yang terukur, objektif dan akuntabel,” ujarnya.

“88 perusahaan industri mencapai skor kualifikasi tertinggi, yaitu level lima, diikuti 49 perusahaan industri di level empat, dan 15 perusahaan industri yang membutuhkan upaya lebih baik untuk menerapkan prinsip-prinsip industri hijau,” katanya.

Artikel sebelumyaMenteri Agama: Omicron harus hati-hati, tapi jangan terlalu khawatir
Artikel berikutnyaRiau mendapat hibah mobil dari Kementerian Dalam Negeri senilai Rp 3,89 miliar.