Beranda Nusantara Siklon tropis Charlotte berdampak pada cuaca di selatan Jawa Tengah

Siklon tropis Charlotte berdampak pada cuaca di selatan Jawa Tengah

Chilakap (ANTARA) – Siklon Tropis Charlotte yang muncul di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah diprediksi mempengaruhi cuaca di Jawa Tengah bagian selatan, kata Tegu Vardoyo, ketua tim teknis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geologi (BMKG). . di stasiun Tunggul Wulung Cilacap.

“Akibat Topan Tropis Charlotte, hujan lebat, angin kencang, dan kilat berpotensi terjadi, terutama di dan sekitar Chilacapa, Banyumas. Selain itu, gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta,” katanya di Cilakapa, Selasa sore.

Dia mengatakan kemungkinan hujan lebat ditandai dengan suhu udara yang tinggi pada siang hari. Suhu udara di stasiun meteorologi Tunggul Wulung di Chilakapa tercatat sebesar 34 derajat Celcius, dan di pos meteorologi bandara Tunggul Wulung di Chilakapa mencapai 35 derajat Celcius yang cukup tinggi.

Teguh menjelaskan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang dirilis Stasiun Meteorologi Ahmad Yani di Semarang pada Selasa sore, Topan Tropis Charlotte terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah dan membentuk zona konvergensi. melambatnya kecepatan angin (konvergensi) membentang dari Samudera Hindia selatan Bali hingga Jawa.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Tengah, serta anomali suhu permukaan laut di Samudera Hindia selatan Jawa dan Laut Jawa, yang dapat meningkatkan kemungkinan tumbuhnya awan hujan di beberapa wilayah.

Selain itu, kelembaban yang tinggi juga berkontribusi terhadap terbentuknya awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.

“Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan kemungkinan hujan sedang hingga lebat dan angin kencang pada 23-25 ​​Maret,” kata Teguh.

Menurut dia, potensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang pada 23 Maret 2022 di Cilakapa, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegar, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukohardjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen. , Blora, Rembang, Semarang, Salatiga, Temanggung, Pekalongan, Tegal, Brebes dan sekitarnya.

Pada tanggal 24 Maret 2022, Cilakapa, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegar, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelanga, Boyolali, Klaten, Sukohardjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Semarang, dengan potensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang. Salatiga, Temanggung, Pekalongan, Brebes dan sekitarnya.

Chilakap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Semarang, Salatiga, Temanggung, Pekalongan, Brebes dan sekitarnya juga berpotensi hujan. angin kencang dengan intensitas sedang dan sedang 25 Maret 2022

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan angin puting beliung, terutama bagi masyarakat yang berdomisili dan bertempat tinggal di daerah. rawan bencana alam, hidrometeorologi,” kata Teguh.

Artikel sebelumyaPakar: Hari Air Sedunia mengingatkan tentang pentingnya tata kelola
Artikel berikutnyaWarga Batu mengajak generasi muda untuk melestarikan sumber air