Beranda Warganet Sinar Mas sumbangkan oksigen ke Pemprov Kalteng

Sinar Mas sumbangkan oksigen ke Pemprov Kalteng

Jakarta (ANTARA) – Salah satu emiten terkemuka, Sinar Mas memperkuat pelayanan bagi pasien COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah dengan menyumbangkan oksigen yang disumbangkan oleh Kepala Kebun Sinar Mas Kalimantan Tengah, AU Rizky. Jaya Damanik, mewakili seluruh bidang utama bisnis Sinara Mas, di hadapan Wakil Gubernur Kalteng Edi Pratovo.

“Solidaritas dan kepentingan bersama membantu mengangkat Kalimantan Tengah keluar dari krisis oksigen baru-baru ini. Dengan upaya bersama menanggulangi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, kami berupaya membantu menjaga ketersediaan oksigen dengan mendonasikan 18 ton oksigen cair,” kata Direktur Utama Sinar Mas Saleh Husin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Bantuan tersebut merupakan tahap pertama dari bantuan total 54 ton oksigen cair. Saleh mengatakan, inisiatif kepedulian tersebut juga sejalan dengan seruan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk terlibat dalam perkebunan dan kehutanan penghasil oksigen cair untuk memenuhi kebutuhan sejumlah daerah.

Saleh menjadikan momen HUT RI sebagai sumber inspirasi untuk bekerja sama melawan pandemi dan saling peduli dan mendukung.

“Selama ini kami berusaha memastikan bahwa setiap pilar bisnis Sinara Mas yang tersebar di tanah air, selain tidak pernah mengabaikan protokol kesehatan, juga meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Donasi hari ini adalah salah satu bentuknya,” ujarnya.

Edi Pratovo menyampaikan terima kasih kepada Sinar Mas atas perhatiannya, dengan mengatakan bahwa upaya bersama ini harus diikuti oleh perusahaan lain yang berinvestasi di Kalteng.

“Karena keberadaan oksigen sangat berkontribusi terhadap ketersediaan oksigen di rumah sakit,” kata Edi.

Nantinya, lanjut Edie, oksigen cair akan diolah menjadi oksigen siap pakai di RSUD dr Doris Silvanus. Jika rumah sakit lain membutuhkan, tentu akan disalurkan sesuai kebutuhan.

“Saat ini ketersediaan oksigen merupakan kebutuhan dan tidak tergantikan. Sebab, selain obat-obatan, oksigen juga merupakan komponen penting dalam mengurangi risiko kematian pada pasien dengan gejala berat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng juga turut ambil bagian dalam penyerahan bantuan tersebut. Suyuti Syamsul, Direktur Utama RS Palangka Raya Doris Silvanus, Yayu Indriati dan pimpinan daerah masing-masing.

Artikel sebelumyaPemerintah masih mencari moratorium kelapa sawit
Artikel berikutnyaLulusan Akademi Kepolisian tahun 1993 menyalurkan bantuan sosial di 4 kabupaten di Jawa Barat.