Beranda Hukum Terorisme Poso: Narapidana bersumpah cinta NKRI

Terorisme Poso: Narapidana bersumpah cinta NKRI

Menyambut baik apa yang telah dilakukan para terpidana karena mereka meninggalkan kesetiaan dan kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Palu (ANTARA) – Terpidana terorisme yang tergabung dalam kelompok teroris Pozo Muhammad Basri bin Barjo alias Bagong bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penanggung Jawab Pengendalian Operasi (PJKO) Madago Raya yang juga Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulteng Tengah, Irjen Paul Rudi Sufahriadi mengatakan sumpah setia itu dilaksanakan di Lapas Khusus Kelas II A. Karanganyar.Nusakambangan, Jawa Tengah (Jawa Tengah).

Sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pelepasan dari kesetiaan dilakukan oleh salah satu narapidana teroris di penjara kelas khusus IIA Karanganyar Nusakambangan, kata Rudi kepada wartawan di kota Palu, Sabtu.

Rudi menjelaskan, setelah berjanji setia kepada NKRI dan mengingkari kesetiaan, Basri langsung dipindahkan ke Blok B sebagai masa observasi dan persiapan sebelum dipindahkan ke Lapas Keamanan Tinggi Nusakambangan.

“Basri berubah pikiran sejak bergabung dengan Densus 88 Program Pendidikan Narapidana,” katanya.

Bronto Budillono, Wakil Ketua Satgas AKBP Urusan Umum Operasi Madago Raya, menyambut baik dan memuji para terpidana yang telah mengucapkan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia berharap semua terpidana terorisme bisa melakukan hal ini. Di sisi lain, Bronto juga meminta empat kelompok teroris yang tersisa untuk segera menyerah.

“Menyambut apa yang dilakukan para terpidana karena mereka melepaskan kesetiaannya dan kembali setia kepada NKRI,” kata Bronto juga.

Artikel sebelumyaPresiden Jokovi Hadiri Pembukaan PON Papua XX
Artikel berikutnyaPenyidik ​​Kejaksaan Tinggi Sumsel Tunda Pemeriksaan Saksi Marwa Miach