Beranda Hukum TNI AD Dorong Peningkatan Pelayanan Rumah Sakit

TNI AD Dorong Peningkatan Pelayanan Rumah Sakit

Kami mendorong dokter tingkat menengah untuk mengambil spesialis.

Palembang (ANTARA) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit yang telah berhasil mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesmas).

Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuzkesad), Mayjen TNI Dr Purvo Setianto, di Palembang, Selasa, mengatakan upaya peningkatan pelayanan rumah sakit dilakukan dengan perbaikan sarana dan prasarana, penambahan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami mendesak dokter tingkat menengah untuk mempekerjakan spesialis. Dan anehnya saat ini bukan dokter spesialis,” kata Purvo saat resmi menerima bantuan CSR Dexa Group untuk merenovasi bangsal rawat inap di RS Dr. A. K. Ghani Palembang.

Tidak hanya itu, kata dia, TNI juga berupaya meningkatkan status rumah sakit dari tingkat tiga menjadi tingkat dua dan dari tingkat dua menjadi tingkat satu.

“Kalau bisa, kami akan berusaha untuk tidak membuat RS TNI hanya dengan dokter umum. Harus ada dokter spesialis,” ulangnya.

Pelayanan rumah sakit milik tentara Indonesia yang berjumlah 68 unit di seluruh Indonesia kini difokuskan tidak hanya untuk melayani prajurit dan keluarganya, tetapi juga untuk masyarakat umum.

Begitu pula dengan 437 fasilitas kesehatan tingkat pertama yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dikatakannya, rumah sakit sebagai Badan Layanan Umum (BLU) harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengatakan, di era jaminan kesehatan nasional saat ini, RSPAD terus berbenah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Untuk itu, katanya lagi. Dengan dana yang terbatas, TNI AD sangat mengapresiasi pihak yang memberikan dana CSR untuk merenovasi rumah sakit milik TNI, seperti yang telah dilakukan Dexa Group.

Dexa Group merenovasi bangsal rawat inap di Rumah Sakit Dr. A. K. Ghani Palembang yang dinilai kurang memenuhi standar karena bangunan tersebut sudah berdiri sejak tahun 1953.

“Agar dapat terus memberikan pelayanan yang prima, kita harus bersinergi dan berbenah agar pelayanan yang diberikan tetap efisien dan efektif,” ujar Purvo juga.

Artikel sebelumyaBea Cukai Batam tahan kapal tanker 600 kilogram solar ilegal
Artikel berikutnyaPKC Menegakkan Kepatuhan Pajak dan Aset di Ambon