Beranda Warganet Tokoh Masyarakat Sebatik Promosikan Pemberian Vaksin COVID-19

Tokoh Masyarakat Sebatik Promosikan Pemberian Vaksin COVID-19

Kecoa (ANTARA) – Tokoh masyarakat asal Sebatik, Kalimantan Utara, Muvardi Pakki yang biasa disapa Haji Momo, telah menyediakan tempat untuk pemberian vaksin COVID-19 tipe Sinovac kepada warga perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Vaksin COVID-19 ini diberikan untuk menyelamatkan masyarakat di perbatasan agar memiliki kekebalan,” kata Haji Momo usai divaksinasi COVID-19 di GOR Aztrada 88, Pulau Sebatik, Nunukan, Selasa.

Vaksinasi ratusan warga Sebatik ini merupakan razia vaksinasi komprehensif TNI-POLRI yang diselenggarakan oleh Kodim 0911/Nunukan.

Tokoh masyarakat di Pulau Sebatik juga turut ambil bagian dalam vaksinasi dan mengajak penduduk pulau-pulau terluar Indonesia untuk berpartisipasi dalam vaksinasi COVID-19.

Hal ini dibuktikan dengan divaksinasi tokoh masyarakat Sebatik, antara lain Herman atau Andeng, Nuvardi Pakki atau H. Momo, M. Jafar atau Tubang, Rustan Jai dan Budi.

Usai vaksinasi, Herman mengatakan kepada wartawan bahwa vaksinasi ini sangat diperlukan dan agar seluruh warga Sebatik khususnya dan Kabupaten Nunukan umumnya tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi.

“Vaksinasi adalah program pemerintah yang harus kita ikuti dan sangat penting untuk menghindari wabah COVID-19. Semoga terus berlanjut agar seluruh masyarakat Sebatik bisa divaksinasi secara utuh,” ujar Herman yang akrab disapa Haji Andeng. …

Dia bersaksi bahwa dia tidak merasakan sesuatu yang aneh atau aneh setelah divaksinasi.

“Jadi saya harap masyarakat tidak khawatir atau khawatir tentang vaksinasi, jadi jika berita aneh tentang vaksin COVID-19 keluar di media sosial, jangan ditelan mentah-mentah,” kata Herman.

Ia meyakini dan meyakini bahwa program vaksinasi pemerintah sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat tidak perlu ragu, karena Herman sendiri sudah divaksin dan tidak merasakan dampak apapun.

Sementara itu, Dandim 0911/Nunukan, Letkol Ji Eko Pur Indriyanto mengaku senang dengan partisipasi tokoh masyarakat Sebatic yang mengikuti kegiatan vaksinasi TNI-POLRI untuk masyarakat Sebatic.

“Kami mengharapkan peran tokoh masyarakat khususnya di wilayah perbatasan Sebatik, tokoh masyarakat ini adalah contoh karena jika tokoh masyarakat ini ingin divaksinasi, masyarakat umum secara otomatis akan mengikuti,” kata Eco.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kampanye vaksinasi ini yang semula direncanakan hanya untuk 50 orang, namun saat ini bisa mencapai 500 orang.

Ke depan, Dandim 0911 / Nunukan Letkol CZi Eko Pur Indriyanto tidak hanya tokoh masyarakat, tetapi juga tokoh agama atau seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam mensukseskan program vaksinasi nasional.

“Seperti yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo, ke depan target tersebut akan ditingkatkan agar pencegahan penularan COVID-19 lebih efektif dan efisien,” kata Dandim.

Razia vaksinasi TNI-POLRI juga melibatkan Vahyuddin, Camat Sebatik Timur, Iptu Randhya Sahtika, Kapolsek Sebatik Timur, dan Kepala Desa Sungai Nyamuk Zulkifli.

Artikel sebelumyaBio Saliva menawarkan tes PCR kumur.
Artikel berikutnyaUMB Jakarta Terima Hibah PHP2D dari Kemendikbud