Beranda Warganet UMB Jakarta Terima Hibah PHP2D dari Kemendikbud

UMB Jakarta Terima Hibah PHP2D dari Kemendikbud

Jakarta (ANTARA) – Empat organisasi kemahasiswaan Universitas Merku Buana Jakarta (UMB Jakarta) menerima hibah program Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Terpadu 2021 (PHP2D) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian dan Teknologi.

Kepala Bagian Pengembangan Karakter dan Penalaran Mahasiswa, Sri Woolandari S.Psi di Jakarta, Selasa, mengatakan empat organisasi kemahasiswaan UMB Jakarta yang menerima dana PHP2D pada tahun 2021 adalah Kelompok Kegiatan Mahasiswa Oase, Himpunan Mahasiswa Teknik Industri, dan Himpunan Mahasiswa Sipil. Himpunan Mahasiswa Teknik. dan Komunitas Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Kranggan.

PHP2D merupakan agenda tahunan yang diadakan secara rutin. Program ini sebelumnya bernama Program Hibah Pembangunan Perdesaan (PDHBD).

“Dari delapan proposal yang diajukan, empat dibiayai,” katanya.

Dalam program HIMA, kata dia, Teknik Sipil mengangkat judul “Memberdayakan Rumah Tangga dengan Memberikan Rekomendasi Mini Konveksi dan Digital Marketing Dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian Desa Mekarsari, Subang.”

Komunitas LDK Kranggan bernama “Pengelolaan Sampah Organik Larva dan Budidaya Hidroponik di Desa Pasirangin, Kecamatan Chileungsih, Kabupaten Bogor”.

Sedangkan UKM Oase mendapatkan predikat “Memberdayakan Masyarakat Desa Wisata Ciampea Udik Menjadi Destinasi Wisata Kopi Liong Melalui Pokdarwis”.

Dan HIMA Industrial Engineering mengangkat judul “Memberdayakan Kelompok Tani di Desa Qiaxihang Melalui Penerapan Teknologi Drying Oven Untuk Meningkatkan Produksi Beras”.

Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Riset, Teknologi dan Kemahasiswaan, Dr. Harvikaria, MT berharap implementasi PHP2D oleh empat organisasi kemahasiswaan UMB Jakarta dapat membantu dan mendukung perekonomian masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa mandiri dan berdaya saing.

“Meski pandemi, diharapkan kepemimpinan desa yang holistik tetap dapat dicapai melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat sehingga dapat memicu semangat mahasiswa lain untuk lebih aktif dan inovatif,” ujarnya.

Artikel sebelumyaTokoh Masyarakat Sebatik Promosikan Pemberian Vaksin COVID-19
Artikel berikutnyaKeluarkan surat edaran, Menteri SDM minta perusahaan patuhi PE PPKMKM