Beranda Warganet Varian Delta Kasus COVID-19 Terdeteksi di Bali, Dinkes melaporkan

Varian Delta Kasus COVID-19 Terdeteksi di Bali, Dinkes melaporkan

Berdasarkan pengujian yang dilakukan Badan Litbang Kementerian Kesehatan, yang baru diterima Rabu (14/7), ada tiga orang di Bali terinfeksi virus corona varian delta (B 1617.2). ), yaitu pasien laki-laki usia 20 dan 50 tahun dan satu pasien perempuan usia 48 tahun.

Denpasar (ANTARA) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali (Dinkes) Bali, dr Ketut Suarjaya mengatakan varian delta virus COVID-19 ada atau ditemukan di Pulau Dewata berdasarkan hasil tes dari penelitian. . dan Badan Pengembangan Kementerian Kesehatan.

“Ditemukan pada Rabu (14/7) sore, ada tiga orang,” katanya membenarkan hal itu di Denpasar, Kamis.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengujian Badan Litbang Kementerian Kesehatan yang diperoleh hanya pada Rabu (14/7), ada tiga orang di Bali terinfeksi virus corona varian Delta (B.1.617,2). , yaitu pasien laki-laki pada usia 20 dan 50 tahun., Dan juga satu pasien pada usia 48 tahun.

“Kasus Covid di Bali saat ini sedang naik daun, dengan opsi Delta menjadi salah satu pertandanya,” ujarnya.

Menurut Ketut Suarjay, saat ini sedang dilakukan penyelidikan terhadap varian Delta.

Sementara itu, di tengah pemberlakuan Pembatasan Keadaan Darurat Masyarakat (PPKM), kasus harian baru COVID-19 di Provinsi Bali masih terus bertambah.

Melalui tautan https://infocorona.baliprov.go.id/, pada Kamis (15/7) dipastikan terdapat 843 kasus baru, rekor harian tertinggi, dengan jumlah kumulatif kasus COVID-19. di Provinsi Bali sebanyak 58.331 orang.

Dari 843 kasus baru yang bertambah hari ini, terbanyak berasal dari Kota Denpasar (362), disusul Kabupaten Badung (144), Kabupaten Buleleng (100) dan Kabupaten Tabanan (70).

Juga dari Kabupaten Jembrana (45 orang), Kabupaten Gianyar (42 orang), Kabupaten Bangli (29 orang), Kabupaten Klungkung (26 orang) dan Kabupaten Karangasem (21 orang). Ada juga 3 orang dengan tempat tinggal tetap di luar Bali dan 1 orang warga negara asing.

Hingga saat ini jumlah pasien dalam pengobatan atau kasus aktif sebanyak 5797 orang (9,94 persen), total pasien sembuh sebanyak 50.829 orang (87,14 persen).

Kemudian jumlah kumulatif pasien meninggal akibat COVID-19 di Provinsi Bali berjumlah 1.705 orang (2,92 persen).

Penambahan infeksi harian di Bali pekan lalu tidak menunjukkan tren penurunan, bahkan tren naik. Pada tanggal 9 Juli kejadian harian meningkat 674 orang, 10 Juli (678 orang), 11 Juli (561 orang), 12 Juli (656 orang), 13 Juli (723 orang) dan 14 Juli (791 orang).

Artikel sebelumyaIsolasi RS COVID-19 Kudus turun menjadi 32 persen
Artikel berikutnyaPemkot membutuhkan sertifikat vaksin COVID-19 bagi warga yang hendak bepergian ke Sabang.