Beranda News Wapres melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat

Wapres melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Maaruf Amin berangkat ke Jawa Barat pada Rabu pagi untuk melakukan kunjungan kerja meninjau pusat perkotaan untuk agrowisata dan vaksinasi COVID-19, serta mempelopori pertemuan percepatan kemiskinan ekstrem. Mengurangi.

Wapres beserta rombongan berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 0700 WIB, dari Lanud Husein Sastranegara, Jawa Barat.

Setibanya di Bandung, Wapres disambut Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, perwakilan pimpinan DNVR Jabar, Pangdam III Silivangi, Mayjen Agus Subiyanto, dan Kepala Daerah Jabar. Polisi, Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Dofiri.

Selain itu, Wakil Presiden Maaruf mendatangi Dinas Agriwisata, Urban Farming, Pembangunan Ekonomi Miskin di Desa Pajajaran, Kabupaten Chichendo.

Wapres akan melihat langsung kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Parahyangan.

Wapres dan rekan-rekannya kemudian akan melakukan perjalanan ke Masjid Al Jabbar di Gedebij untuk memeriksa pusat vaksinasi COVID-19 yang diselenggarakan oleh Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) dan Kelompok Kerja Sama Vaksin.

Agenda terakhir kunjungan kerja Wapres ke Jabar adalah memimpin rapat percepatan penanggulangan kemiskinan dengan Pemerintah Daerah Jabar di Kantor Gubernur.

Sebelumnya, Selasa (28/9), dalam rapat video conference dari rumah dinas Wapres di Jakarta, Wapres mengimbau seluruh kepala daerah prioritas untuk memastikan rumah tangga sangat miskin di daerahnya masing-masing mendapat manfaat dari kemiskinan ekstrem. program pemecahan masalah, yaitu program bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat.

“Saya juga ingatkan setiap provinsi dan kabupaten memiliki Kelompok Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD). Saya meminta TKPKD untuk secara aktif mengoordinasikan penanggulangan kemiskinan ekstrem sehingga tujuan pengentasan kemiskinan ekstrem tercapai, ”kata wakil presiden. Presiden di Jakarta, Selasa.

Jawa Barat merupakan salah satu dari tujuh provinsi yang menjadi wilayah prioritas pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2021.

Empat daerah dengan angka kemiskinan ekstrim yang menargetkan nol persen adalah Chandzhur, Bandung, Kuningan, Indramayu dan Karawang.

Artikel sebelumyaHujan ringan hingga sedang diperkirakan akan terjadi di kota-kota besar.
Artikel berikutnyaMahfoud MD: Perselisihan Sekitar 56 Karyawan PKT Mungkin Berakhir